Tag

, , , ,

Title                 : I’am The Best ?

Author             : Admin SangWook

Genre               : Romantic, Comedy, Sadness

Main Cast        :

  • Kim Ryeowook  => Kim Ryeowook
  • Byun Baekhyun  => Byun Baekhyun
  • Lee Ji Ah           => Kang Hyerin
  • Kim Taeyon       => Kim Taeyon
  • Cho Kyuhyun     => Cho Kyuhyun
  • And Other

Ost.                  : Super Junior *Andante*, EXO-K *Baby don’t cry*, Super Junior*A Day*

Kyaa~, mianhae *Bow*, author baru sempet ngepost nih ff. huaaa T,T jeongmal mianhae. sebenarnya ff ini ngga’ jadi oneshoot ,, okedeh dri pada author kebanyakan cencong, yuukk simaakk😀 *plak*

* I’am The Best ? *

Kau adalah cahaya hidupku, kau adalah sumber kehidupanku, kau adalah segalanya bagiku, apakah aku bisa hidup tanpa mu ?,  pecayalah bahwa aku akan mencintaimu sepenuh hatiku dan seumur hidupku, Saranghae Yeongwonhii Park Hyera…. hanya itu kata-kata terakhir dariku  untukmu chagi, Selamat Tinggal..

***

== I’am The Best ?? ==

“Sekarang aku masih dijalan ,,, Hm, Baru pulang kuliah,… Mwo ?? Pesta ?? …  Nanti malam ?? … Oh Ne,,Ne,, Arasseo … Baiklah”

Baekhyun melangkah perlahan. Sebelah tangannya memegang ponsel yang ditempelkannya di telinga, sedangkan tangannya yang sebelah lagi di biarkan bergelantungan bebas. Ia mengembuskan nafas panjang dan mengerutkan kening. Saat ini orang yang menelfonnya adalah Cho Kyuhyun, Sunbaenim yang seuniversitas dengannya yang berbeda 4 tahun darinya.

“Hey, Apakah kau sudah selesai bicara ??, Aku masih banyak urusan, Bye!!” Sela Baekhyun di tengah-tengah perbincangan mereka dan langsung menutup telfon. Ia menghembuskan nafas panjang, lalu menatap kesal ponselnya.

“Orang ini seperti yeoja” Gumamnya pada diri sendiri. Ia meletakkan ponselnya kedalam saku celana, dan berjalan cepat menyusuri terotoar jalan yang ramai.

Baekhyun memandang sekelilingnya, hari sudah menjelang malam, jalanan di kota seoul sangat ramai akan karyawan-karyawan kantor yang berlalu lalang. Bangunan-bangunan di sepanjang jalan mulai berlomba-lomba menerangi kota seoul. Seakan-akan ingin membujuk orang-orang menikmati pemandangan indah di kota.

Langkahnya terhenti saat seorang yeoja yang sedang duduk sendirian di ayunan taman bermain, ia memandangi yeoja itu cukup lama, “ Baiklah” Gumamnya, lalu berjalan menuju yeoja itu. “Anyeong” Sapanya ramah, tapi sial yaoja itu tidak mengubris sapaannya. Ia belum menyerah, di ucapkan lagi sapaan yang sangat ramah. Kali ini yeoja itu menyerah akan sapaan yang dilontarkan Baekhyun berulang kali.

Yeoja itu mendongak menatap Baekhyun, Ia menarik nafas panjang dan membuka mulutnya “Apakah kau tidak ada kerjaan ? selain mengganguku ?” Ucapnya sinis lalu berdiri dari ayunan yang berwarna kuning bergaris hitam.

Nafasnya tercekat saat ia menatap mata yeoja itu, Matanya mengingatkannya dengan yeoja yang sangat dicintainya 5 tahun yang lalu, Matanya sangat persis dengan yeoja itu. Apakah ia hanya bermimpi ??, apakah ia hanya berhalusinasi ??. tidak ia tidak bermimpi ataupun berhalusinasi. Mata itu benar-benar mirip dengan mata Yeoja yang sangat ia cintai 5 tahun lalu.

“Hey. Kau melamun ??” Ucap yeoja itu tiba-tiba, tangan kanannya di kibas-kibaskan di hadapan Baekhyun. Baekhyun tersentak akan reaksi yeoja itu, ia mendesah “ Aniii,Aniya. Kenapa kau duduk sendirian di sini ?? malam – malam pula ?? “ Tanyanya, badannya di sandarkan di tiang ayunan dan kedua tangannya dilipat di dada.

“Hanya ingin” Jawabnya ringan, Kepalanya ditundukkan kebawah dan duduk kembali di ayunan. Sesekali ia menarik nafas berat dan menghembuskannya. Yeoja itu berwajah imut, berambut hitam kecoklatan dan diikat. Yeoja itu terlihat sangat muda, umurnya sekitar awal dua puluhan atau akhir belasan tahun.

Yeoja itu menatap Baekhyun dan mendesah “Dan Kau Sendiri ?” Lanjutnya, ia menatap aneh Baekhyun, ia menyipitkan matanya dan mengerutkan dahinya “Mwo ? Kenapa kau menatapku seperti itu ?” Tanya Baekhyun yang mulai merasa tidak nyaman akan tatapan yeoja itu.

Yeoja itu terkekeh pelan “Sepertinya kau habis pulang kuliah, Aish itu tidak penting” Sahutnya lalu beranjak dari tempatnya dan berjalan meninggalkan Baekhyun. “Gadis yang aneh” Guamamnya dalam hati.

***

“Hey, Cepatlah sedikit, waktunya sebentar lagi!, kau ingin menghancurkan pestanya, hah ?” Ucap Seorang namja yang duduk bersantai di salah satu sofa di sebuah apartemen yang berada tidak jauh dari pusat kota Seoul. Namja itu bertubuh tinggi putih, memakai kemeja putih dan celana jeans.

Ia menatap malas seseorang yang sedari tadi hanya mondar-mandir mencari sesuatu benda yang terlihat sangat penting, Namja itu mendesah kesal dan menghampiri seorang namja yang sibuk mencari sesuatu “Baekki-ah, kau sedang mencari apa, hah?” Tanyanya malas. Baekhyun menatap sekilas namja itu lalu kembali melanjutkan mencari sesuatu barang  “Sesuatu yang sangat penting hyung” Jawabnya cepat.

Kyuhyun berkacak pinggang lalu mendesah “Aissh, Kau ini, cepatlah sedikit “ Ujarnya lalu berjalan menuju suatu meja kecil yang berada di sudut ruangan, barang-barang di meja itu tertatarapi, figura-figura yang terpajangpun sangat rapi, Kyuhyun melihat figura-figura foto itu satu persatu. Nafasnya tercekat saat ia melihat salah satu foto di meja tersebut, wajahnya memerah padam menahan amarah, salah satu tangannya di kepalkan sekuat-kuatnya.

“Yak, Ketemu !! Kajja Hyung” Ucap Baekhyun riang, lalu berjalan menghampiri Kyuhyun yang berdiri diam mematung di salah satu sudut ruangan tersebut. “Hyung Kajja” Ucapnya sambil menepuk pelan pundak Kyuhyun lalu tersenyum simpul. Kyuhyun berbalik menghadap Baekhyun dan tersenyum, senyum yang terlihat tidak tulus. ‘Aku muak dengan senyummu Byun Baekhyun’ Batin Kyuhyun. Kyuhyun mendesah “Ne, Kajja” Sahutnya.

***

“SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA, KIM RYEOWOOK” Gemuruh suara ramai yang berasal dari salah satu apartemen yang terletak di pusat kota seoul, tepatnya 21 Juni pukul 00.30. Terlihat banyak orang yang tengah mengadakan pesta ulang tahun di apartemen itu, semua orang sangat menikmati pesta tersebut.

Semuanya terkecuali Baekhyun yang hanya berdiri memandangi kota Seoul yang belum juga berhenti memancarkan keindahan yang menakjubkan, seakan-akan ingin memeriahkan Pesta itu. Baekhyun menarik nafas panjang “Andai kau masih disini” Gumamnya lirih yang taksengaja terdengar oleh Ryeowook yang berdiri tidak jauh darinya. Ia melangkahkan kaki menghampiri Namdongsaengnya itu “Hey, Kenapa kau berdiri mematung di sini ?” Tanyanya dengan lembut. Baekhyun berbalik menatap Ryeowook, ia tersenyum lalu mendesah “Aku teringat lagi” Jawabnya singkat tanpa ekspresi.

Ryeowook memandangnya nanar serba salah, “Mianhae, Jebal lupakanlah dia” Ucapnya, ia tahu Namdongsaengnya itu tidak bisa melupakan adiknya yang telah tiada, kadang dadanya terasa sakit saat mengingat kejadian 5 tahun yang lalu, “Hyung” Gumam Baekhyun, Ryeowook menjawab dengan anggukan pelan.

Baekhyun merogoh sakunya dan mengambil sesuatu,” Hyung” Ucapnya lalu menyodorkan barang itu kepada Ryeowook, “Mwo ?” Tanya Ryeowook heran, barang itu Bros kecil dengan manik-manik berlian di sekelilingnya yang berbentuk bunga mawar dan sedikit ternodai dengan darah . Baekhyun mengambil nafas panjang “ Ini bros milik adikmu hyung, yang ku temukan saat kejadian 5 tahun yang lalu” Jawab Baekhyun dan menatap bros itu dengan nanar.

Ryeowook mengerutkan alis, ia semakin bingung akan maksud dari namdongsaengnya itu memberinya bros milik Hyera, adiknya yang telah tiada 5 tahun yang lalu. “Kenapa kau berikan bros itu kepadaku ?” Tanyanya dan menatap bros itu. “ Kurasa lebih baik, hyung yang membawanya. Karena setiap aku menatap bros ini, aku selalu mengingatnya” Jawab Baekhyun. Ryeowook menarik nafas panjang “ Baiklah, akan kusimpan bros ini” Ucapnya. Baekhyun menatap Ryeowook nanar “Gumawoyo, Hyung” Ucapnya.

“Kenapa kalian berdua disitu ?? ayo nikmati pestanya” Ujar salah satu Namja.

***

“Mianhae, Jebal lupakanlah dia”

Baekhyun melangkah menyusuri lorong kampus dengan kedua tangan di masukkan kedalam saku celana, dan kepala ditundukkannya ke bawah. Pikirannya tertuju oleh perkataan Ryeowook semalam, ia terus memikirkan kalimat itu, apakah ia harus melupakan yeoja itu ??, apakah ia harus merelakan yeoja itu ??.

“Chagiya!!” Pekikan seorang yeoja membuyarkan lamunan Baekhyun. Yeoja itu berambut pirang bergelombang, berbadan tinggi seperti model. Yeoja itu berjalan menghampiri Baekhyun dengan senyum mengembang. Baekhyun terhenyak akan pelukan yeoja itu, “Nuna, lepaskan aku !!, ini di kampus tak seharusnya kau berbuat seperti ini” Sergahnya dan mencoba melepaskan diri dari pelukan Sunbaenya.

Taeyon mendecakkan lidah “Tak apalah, tidak ada yang melarang bukan ??” Tanya Taeyon, Baekhyun menghembuskan nafas panjang lalu mendesah kesal “Aku yang melarang, Aku tidak suka!!” Geramnya, Taeyon hanya terkekeh pelan dan menggandeng tangan Baekhyun. “Aku suka sifatmu yang seperti ini” Sahutnya lalu mengecup pipi Baekhyun sekilas dan pergi.

Baekhyun memegangi pipinya yang memerah lalu mengeleng-gelengkan kepala “Sunbae, Kau .. “ cetusnya lalu melangkahkan kakinya menuju kelas, ia tidak habis pikir Sunbaenya berbuat seperti itu padanya, ia menahan rasa malu yang amat sangat karena Taeyon melakukannya di depan umum.

***

“Byun Baekhyun” Ucap Sonsaengnim ketika waktu pelajaran hampir selesai, Beekhyun mendongak menatap takut ke arah sonsaengnim, Astaga! Ada apalagi ini, hari ini ia sangat sial, yang pertama ia mendapatkan malu dari taeyon, yang kedua ia lupa membawa presentasinya, dan kini ada masalah apalagi ?

“N,,Ne ?” Sahutnya ragu, Wajahnya memucat seketika, butiran-butiran keringat keluar dari pelipisnya, sekalipun ia tidak pernah berurusan dengan satupun sonsaengnim di kampus itu. “Ikut aku keruang guru” Pekik Lee sonsaengnim lalu berjalan keluar kelas, Baekhyun mengikuti dari belakang.

“Duduklah” Suruh Lee Sonsaengnim saat mereka sudah masuk kedalam ruangan guru. “ Baekhyun, apakah kau bisa membantuku ??” Ucap Sonsaengnim pelan, Baekhyun mendongak menatap Sonsaengnimnya itu. “ Mwo ? membantu apa ?”

*ToBe Countinue*

Yah, mengecewakan ya ?? T,T. Kependekan ?? ,, sumpah otak author lagi, buntu2nya readers, jadi mianhae kalau mengecewakan *Bow*

By : -RyeHan~