Tag

, ,

 

Main Cast :

-Shin Ji Hyun

-Lee Joon

-Kim Dara

-Jung Ji Mun

-Cho Lin Ah (Pelengkap)

-Jung Rae Rim (Pelengkap)

-Kim Taeyeon (Pelengkap)

Pagi yang sungguh cerah.Hari ini aku akan mulai belajar di sekolahku yang baru.Sekarang aku kelas 1 SMA di salah satu sekolah favourite di daerah Seoul.

 

Oh ya namaku Shin Ji Hyun,aku biasa dipanggil Ji Hyun oleh teman-temanku,umurku 16 tahun bulan September nanti.Aku sangat menyukai lagu-lagu bergenre Hip-Hop,dan juga K-Pop pastinya.


*****

Awal cerita ku mulai saat pertama kalinya aku menginjakkan kaki di depan kelasku,sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata senangnya.Aku duduk bersama dengan Dara,dia adalah orang yang aku kenali di kelas baruku ini selain Jung Rae Rim.

 

Masa-masa pertama sekolah di sini terasa menyenangkan,aku punya banyak teman yang selalu hadir dan menemani si setiap hariku.Sampai pada suatu hari,saat itu aku sedang mengikuti ekstrakulikuler basket.Aku terpaku ketika melihat seorang laki-laki yang sedang memegang bola itu,senyumnya bagaikan sinar matahari,tatapannya bagaikan panah,suranya bagaikan alunan nada nan merdu.

 

“Hyun,lu ngapain sih melongo kayak gitu?”     Tanya Ji Mun sambil menepuk punggungku

“Apa,Eh nggak,gue nggak apa-apa” Jawabku

“Halah,lu nggak usah bo’ong deh”

“Ih,kagak percaya amat sih lu,ehmm pulang yuk,gue udah gerah ni,tadi gue belom mandi,hehehehe” Ucapku sambil cekikikan

“Mwo? Dasar jorok lo,ya udah ayo pulang”

 

Di jalan aku masih belum bisa melupakannya,wajahnya masih terbayang-bayang di fikiranku,dan senyumannya masih terlintas dalam benakku.

 

“Hyun,lu ngelamun lagi ya?” Ujar Ji Mun sambil menyadarkanku dari lamunanku

“Ha,eh gue..”

“Ih,eh kita udah nyampe’,noh rumah lu udah di depan mata,sana mandi,gue juga mau mandi,soalnya tadi gue juga belom mandi,hahaha”

“Mwo? Jadi lu juga belom mandi? Gitu lo bilang gue jorok,ternyata lu juga jorok,hahahaha”

“Ssstt…Jangan keras-keras,hahahaha”

“Udah-udah sono cepet pulang,terus lu mandi pake kembang tujuh rupa biar  wangi,hahaha”

“Enak aja emang gue setan apa,ya udah gue pulang dulu ya,gue mau mandi habis itu bersantai di pulau kapuk,hahaha”

*****

“Hyun,Ji Hyun sumpah deh..awwwwwwww..!!!!!” Dara berteriak-teriak tak jelas sambil menghampiriku

“Apa,kenapa?”

“Gue tadi ketemu..!!!!”

“Ketemu siapa lu?”

“Aish,gue ketemu sama cowok keren banget,ihhh sumpah naksir gue sama tu cowok”

“Siapa sih?”

“Itu lo Lee Joon,kakak kelas kita”

“Yang mana sih Ra?”

“Ih dasar lo ya,ya udah ayo ikut gue” Ucap Dara sambil mengajakku pergi

 

Dara mengajakku ke dekat tangga,lalu dia menunjuk seorang laki-laki yang sedang duduk di dekat jendela,dan yang membuatku kaget adalah orang yang dia maksud itu adalah orang yang aku kagumi saat basket kemarin.

 

“Hah? Itu orangnya?”

“Iya,uhh keren banget”

“Jadi,lo suka sama dia?”

“Ya iyalah,emang kenapa?”

“Masalahnya gue juga suka sama dia..!!!!”

“What…? Lu juga suka sama dia? Hahahaha,berarti selera kita samaan,gimana kalo kita berdua nyari informasi tentang dia?”

“Ha? Enggak ah”

“Please,ya Hyun ya..”

“Ehmmm,ya udah deh”

*****

Sejak saat itu aku dan Dara mulai mencari informasi tentang Joon,aku bertanya kepada teman sekelas Joon,dan apesnya ternyata orang yang aku tanyain itu ngadu pada Joon,dan tidak lama kemudian berita tentang aku yang menyukai Joon-pun tersebar luas mulai dari kelas 10-12,dan parahnya mereka semua mengira hanya aku yang menyukai Joon,padahal Dara juga menyukainya.

 

“Ra,gila ini berita kok kesebar sih?”

“Aishh..gue juga nggak tau.Uhh gimana ni?”

“Ah lu mah masih bisa santai dan tenang,karena dia nggak tau kalau lu suka sama dia,la gue?”

“Hahahaha,lu sih pake nanya ke teman sekelasnya Joon”

“Mau gimana lagi,biar cepet dapet infonya”

“Ah,ya udah deh cuek aja”

 

Sejak saat itu,entah karena aku-nya yang bego atau apa,tapi aku merasa kalau sudah biasa jika dibilang menyukai Joon,karena memang kenyataannya begitu,toh Joon juga cuek-cuek aja.Dia sama sekali nggak nge-respon dan tetap dalam kecuek-kannya yang membuatku sangat muak

*****

Hari ini lagi-lagi aku akan masuk ekstrakulikuler basket,kalian tau siapa orang yang pertama aku cari? Ya dia adalah Joon,karena Cuma dia yang aku suka di sini.Tapi entah kenapa Joon tak kunjung datang,lalu aku mengajak Ji Mun untuk membeli makanan kecil di kantin,dan hebatnya saat kita sedang di kantin Joon datang bersama dengan temannya,dan yang lebih hebat lagi dia lewat tepat di depanku,dan alhasil aku yang tidak bisa menyembunyikan perasaanku itupun hanya bisa tersenyum dan menggelembungkan pipiku yang merah ini.

 

“Cie,Ji Hyun,gebetannya lewat tuh” Ujar Ji Mun menyindirku

“Apaan sih Mun”

“Hahahaha,akhirnya orang yang ditunggu-tunggu datang juga,hahaha”

“Ih,udah deh,yuk ke lapangan basket lagi”

 

Kemudian secepat kilat aku berlari menuju dekat lapangan basket untuk melihatnya sekali lagi,saat itu juga lagi-lagi aku terpana padanya,sesosok laki-laki keren dan cute itu membuatku hampir gila karena terus-terusan memikirkannya.

*****

“Oh Tuhan,yes yes yes” Kalimat itu terus saja terlontar dari bibir manisku #plak.Aku sangat bahagia,dan tak menyangka kalau aku akan mendapatkan nomor Hpnya.Awalnya aku malu mengirimkan pesan padanya,tapi setelah berkali-kali di desak oleh Dara aku-pun mengirimkan pesan padanya.

 

“Joon oppa,kamu dicariin Dara loh” Tulisku sok-sok’an merelakan Joon untuk Dara

“Ini siapa?” Balasnya singkat

“Aku temannya Dara”

“Kamu Ji Hyun?”

“Ne,lagi apa oppa?”

“Belajar”

“Oww”

“Udah dulu ya”

“Nde oppa”

 

Walaupun hanya sms’an seperti itu tetapi entah kenapa aku merasa seperti terbang melayang-layang tak tentu arah,sejak saat itu aku sering mengirimkan pesan padanya sampai suatu hari

 

“Oppa”

“Mwo?”

“Lagi apa?”

“Malas”

“Wae?”

“Males aja”

“Oh,oppa kamu cuek  banget sih?”

“Niga nggak suka?”

“Aniyo”

“Ya udah”

 

Hah,dengan santainya dia berkata “Niga nggak suka?” Hello Joon ya iyalah gue nggak suka,gue tu maunya lu perhatiin.Itulah puncak emosiku,sejak saat itu aku tidak pernah mengirimkan pesan lagi padanya,dan satu lagi aku telah menghapus nomornya.

 

Keesokkan harinya setelah mandi HP-ku berdering,langsung saja ku ambil dan ternyata itu pesan dari temanku Cho Lin Ah,dan dengan PD-nya dia mengirimkan pesan “Ada yang punya nomornya Lee Joon nggak?” Hah Lin Ah,padahal tu anak udah tau kalo aku suka sama Joon,eh masih aja dengan PD-nya dia sms gitu ke aku,siapa sih yang nggak kesel? Dan ada lagi,dia juga mengirimkan pesan “Lu punya FOTOnya LEE JOON nggak? GUE MINTA DONG…hehehehe” Langsung saja ku banting Hpku ke lantai,kekesalanku benar-benar telah sampai di puncaknya,sampai-sampai aku ingin menangis.

*****

“Saeng,kamu punya nomornya Joon nggak?” Tanya Taeyeon eon sambil berteriak padaku,aku yang sudah menghapus nomor Joon dari Hpku itu-pun berkata “Aniyo eon”

 

Malam harinya sahabatku Dara mengirimkan padaku sambil marah-marah,aku bingung ada apa dengannya sampai akhirnya keesokkan harinya dia menceritakan semuanya.Dia bilang Joon marah-marah padanya karena aku bilang kepada temannya kalau aku tidak punya nomornya.Hello Joon,emang gue nggak punya nomor lu kali,gue udah nge-hapus nomor lu dari HP gue tau.

 

Sejak saat itu Joon benar,benar,benar,benar cuek padaku,kalau tau gini mendingan dulu aku bilang kalau aku punya nomornya Joon

*****

“Hyun,Joon udah nggak cuek lagi sama gue,yes” Ucap Dara sambil memegang tanganku

“Oh selamat ya”

“Kok gitu sih,lu nggak sms Joon?”

“Aniyo,gengsi gue”

“Ih lu mah,sok banget”

“Biarin”

 

Ya itulah Dara,dia sangat senang karena Joon sudah nggak cuek sama dia,sedangkan aku? Mana mungkin Joon tidak cuek padaku setelah apa yang aku lakukan,dan semua itu makin diperparah lagi karena satu lagi temanku menyukainya.Sudah jatuh tertimpa tangga pula,mungkin itulah peribahasa yang cocok untukku.

 

Aku-pun mencoba melupakan Joon,sehari,dua hari,tiga hari,aku mencoba melupakannya,tapi apa? Aku tak bisa,ku rasa Joon benar-benar telah membuatku sangat mencintainya.Bahkan 1 hari saja aku tidak bisa untuk tidak memikirkannya.Sampai suatu hari,aku mempunyai sebuah ide yang menurutku cukup cemerlang yaitu mengirimkan permintaan maaf kepada semua temanku termasuk Joon pastinya.

 

“Chingu,naega minta maaf ya sama kalian,kalau aku pernah nyakitin kalian secara sengaja ataupun nggak sengaja.Gomawo ^_^”

 

Dengan kalimat yang cukup panjang itu Joon hanya membalas “Owh..”.Dengan itu sekarang aku semakin benci dengan segala kecuekkannya.Dia membuatku begitu muak,tapi satu yang aku tanyakan.Kenapa dia hanya cuek padaku? Apakah aku mempunyai salah yang besar padanya,hingga dia seperti itu?

*****

Malam ini untuk sekian-dan kesekian kalinya aku memikirkan Joon,sampai-sampai dia terbawa dalam mimpiku.Aku bermimpi dia menjadi kekasih sahabatku,It’s Ok..Bisa kubilang itu adalah mimpi terburukku selama SMA ini,tapi apa mau di kata,sudah terlanjur aku bermimpi seperti itu.

 

Pagi harinya aku menceritakan mimpi itu kepada teman-temanku dan mereka hanya tersenyum,dan aku hanya cemberut tak jelas.Lalu seperti biasa saat istirahat aku menuju ke dekat tangga untuk sekedar mengobrol dan melihat Joon pastinya,dan ternyata Joon ada di dekat situ,aku lihat dia sedang tersenyum saat berbicara dengan temannya.Rasanya saat aku melihat senyumannya untuk kesekian kalinya ini,dunia seperti ku genggam,tubuhku terasa melayang-layang,dan munculah sebuah keinginan.Andai saja dia bisa menjadi kekasihku.Tapi ku rasa itu adalah suatu hal yang tidak mungkin akan terjadi,tapi tak apalah,aku cukup menjadi orang yang mencintainya secara tulus,walaupun dia tidak pernah merasakan perasaan yang sama sepertiku.Tapi walau bagaimanapun juga “I LOVE U Mr.Cuek”

 

 

By Admin *Heena*

Follow admin Heena in Twitter : @Aivonnia906

Follow My Fan Fiction Story in Twitter : @myffstory