Recomended Song :

-Super Junior *Memories*

 

Previous ==>

Heena kaget ketika sedang membaca majalah karena disitu ditulis bahwa Donghae akan menggelar konser Minggu depan,Teressa yang melihat tingkah laku sepupunya itu langsung saja mengambil majalahnya dan melihat apa yang membuat Heena kaget.

Next ==>

 

“Cepatlah hyung,kita harus segera berangkat…!!!” Ucap Donghae pada Lee Hyun Sun

 

“Nde,nde ayo kita berangkat”

 

Mereka berdua-pun berangkat ke bandara bersama dengan kru-kru lainnya,mereka akan berangkat ke Indonesia,tepatnya di Jakarta.Donghae berharap di konsernya ini dia bisa bertemu dengan Heena walaupun hanya sebentar saja,setidaknya dia bisa melihat wajah Heena.


 

Waktu tlah berlalu,akhirnya mereka sampai juga di Jakarta,ternyata di bandara para fans Donghae sudah berkumpul dan siap untuk menyambut kedatangan idolanya tersebut,dengan senyuman Donghae-pun lewat di depan mereka.Banyak dari fans yang histeris bahkan menangis karena bisa bertemu dengannya,tapi entah kenapa tiba-tiba Donghae merasa bahwa Heena berada di antara mereka semua,dia merasa bahwa Heena sekarang sedang melihatnya datang.

 

“Hae mengapa kau berhenti?”

 

“Entahlah hyung,tapi aku merasa Heena berada di sini”

 

“Hae,mungkin itu hanya perasaanmu saja”

 

“Entahlah hyung,aku tidak tau”

 

“Sudahlah,ayo kita jalan lagi”

 

“Nde hyung”

 

*****

 

“Heen dari mana aja kamu?” Tanya Teressa

 

“Tidak dari mana-mana kok”

 

“Sudahlah kau jangan berbohong,aku tau kau tadi berada di bandara kan?”

 

“Tidak,lagian ngapain aku ke bandara?”

 

“Ayolah,kau jangan berbohong,kau sedang menunggu kehadiran pangeran cintamukan? Itu si Lee Donghae,iya kan?”

 

“Nggak,tau”

 

“Heena,Heena kau fikir sepupumu ini tidak tau apa kalau kau dan Donghae dulu adalah pasangan kekasih?”

 

“Mwo? Kamu..”

 

“Hahaha,sudah-sudah,besok malam kamu dandan yang cantik ya,aku mau ngajak kamu keluar nih.Jangan dandan amburadul,nanti aku malu.Masa akunya cantik kamunya aneh,hahaha”

 

“Aishh,emang mau ke mana?”

 

“Udah,itu rahasia yang penting dandan aja,kalau kamu nggak bisa dandan biar aku aja yang dandan-in kamu,gimana?”

 

“Ih nggak-nggak,aku dandan sendiri aja deh”

 

“Ya baiklah”

 

Keesokkaan harinya Teressa sudah siap untuk pergi,sedangkan Heena masih saja berada di kamar sambil memilih baju mana yang ingin dia kenakan malam ini

 

“Aish Heena,lama amat sih?”

 

“Ini masih milih baju”

 

“What..??? Ribet amat sih kamu?”

 

“Hehehehe”

 

“Ya udah ayo cepet keburu telat ntar”

 

“Hmmm..”

 

*****

 

“Bagaimana Hae,kau sudah siap?”

 

“Ne hyung,aku sudah siap”

 

“Kalau begitu,naiklah ke panggung Hae,kau pasti bisa.Fighting..!!!”

 

“Ne hyung,gomawo”

 

Kemudian perlahan Donghae naik ke panggung dan di sambut dengan teriakkan para fans-fansnya.

 

“Baiklah,perkenalkan saya Lee Donghae,kalian bisa memanggilku Donghae.Ini adalah konser pertamaku di Indonesia,ku harap kalian menyukainya” Ucap Donghae dengan menggunakan bahasa Indonesia yang membuat para fans-nya semakin histeris.

 

Awalnya Donghae menyanyikan lagu-lagunya hingga sampai di akhir acara,dia menyanyikan sebuah lagu yang khusus dinyanyikannya untuk Heena.

 

“Baiklah,terima kasih karena kalian semua sudah datang,aku sungguh bahagia bisa konser di sini,tapi biarkanlah aku untuk mempersembahkan lagu ini khusus untuk seseorang yang entah aku tak tau dia ada di sini atau tidak,seseorang yang sangat aku cintai sepenuh hatiku,sesorang yang bisa membuatku mengerti akan arti dari cinta,janji,dan kesetiaan,seseorang yang membuatku sadar betapa pentingnya dirinya bagi diriku…”

 

baby bu yao zai ku qi, zhe yi mu duo yao shou xi

jin wo zhao ni de shou bi ci, dou she bu de fen chi

mei yi ci xiang kai kou dan bu ru bao chi an jing

gei wo yi fen zhong zhuan xin, hao hao xin shang ni de mei

 

xing fu da pei bei shang, tong shi zai wo xin jiao cha

cuo zhe de yan lei bu neng ce shi ai de zhong liang

fu chu de ai shou bu hui, hai qian ni de wo bu neng gei

bie ba wo xin ye dai zou, qu gen sui

 

mei yi ci he ni fen kai, shen shen de bei ni da bai

mei yi ci fang qi ni de wen rou, tong ku nan yi shi huai

mei yi ci he ni fen kai, mei yi ci kiss you Goodbye

ai qing de zi wei ci ke wo zhong yu zui ming bai

 

xing fu da pei bei shang, tong shi zai wo xin jiao cha

cuo zhe de yan lei bu neng ce shi ai de zhong liang

fu chu de ai shou bu hui, dan qian ni de wo bu neng gei

wo cai ming bai ai zui zhen shi de zi wei

 

mei yi ci he ni fen kai, shen shen de bei ni da bai

mei yi ci fang qi ni de wen rou, tong ku nan yi shi huai

mei yi ci he ni fen kai, mei yi ci kiss you Goodbye

ai qing de zi wei ci ke wo zhong yu zui ming bai (wo zhong yu ming bai)

 

mei yi ci he ni fen kai, shen shen de bei ni da bai

mei yi ci fang qi ni de wen rou, tong ku nan yi shi huai

mei yi ci he ni fen kai, mei yi ci kiss you Goodbye

ai qing de zi wei ci ke wo zhong yu zui ming bai

 

Kiss Goodbye by Wang Lee Hom

 

Setelah ia selesai membawakan lagu itu,sentak para penonton bertepuk tangan sangat meriah.Dengan wajah yang tertunduk Donghae mengucapkan terima kasih kepada semua yang ada di tempat itu.Akhirnya Donghae-pun turun dari panggung,tapi tiba-tiba Donghae berlari naik ke panggung lagi dan langsung mengambil mic dengan nafas yang masih ngos-ngos’an

 

“Aku tidak tau perasaanku ini benar atau tidak,tapi aku yakin kau berada di sini,aku yakin kau sekarang berada di antara mereka,kau…kau sedang melihatku berdiri di sini,dan menyanyi untukkmu bukan? Aku mohon majulah,aku hanya ingin melihatmu walau sebentar saja”

 

Sentak para penonton-pun terdiam,mereka bingung akan kelakuan Donghae,mereka tidak tau siapa yang di maksud oleh Donghae.

 

“Baiklah,aku minta maaf jika aku pernah menyakitimu,tapi aku berani bersumpah bahwa aku hanya mencintaimu,aku tidak pernah sekalipun berfikir untuk bersama dengan orang lain selain kamu.Aku mohon majulah,biarkan aku melihat wajahmu biarkan aku melepaskan rinduku padamu.Aku memang tidak bisa melihatmu berada di mana tapi hatiku berkata kau ada di sini.Jadi majulah…..

Ya bailah..tak apa jika kau tak mau maju,tapi aku hanya ingin kau tau bahwa aku mencintaimu sepenuh hatiku…Terima kasih kau telah menemaniku selama ini dan aku berjanji aku akan menunggumu walaupun itu membutuhkan waktu seumur hidupku”

 

Sementara itu Heena yang benar-benar berada dalam bangku penonton-pun merasa tidak menyangka bahwa Lee Donghae akan berbuat seperti itu dihadapan para penonton,dia tidak menyangka Donghae bisa mengucapkan kata-kata itu dengan mata yang berkaca-kaca perlahan setetes air mata jatuh di pipi Heena begitu juga Donghae.Entah mengapa mereka bisa meneteskan air mata secara bersamaan di satu ruangan yang sama.

 

“Heen,kamu kenapa?” Tanya Teressa

 

“Nggak,aku nggak apa-apa kok.Kita pulang sekarang ya”

 

“Hmmm”

 

Mereka berdua-pun berjalan menuju pintu keluar hingga tiba-tiba terdengar teriakkan bahwa Donghae pingsan di atas panggung,tanpa berfikir panjang lagi Heena-pun segera berlari menuju panggung meninggalkan Teressa.Begitu pula dengan Lee Hyun Sun dia juga segera berlari bersama dengan tim dokter untuk membawa Donghae ke rumah sakit.

 

“Heena,kamu?”

 

“Sudah oppa,aku mohon tolong cepat bawa Hae ke rumah sakit” Ucap Heena dengan tangisan yang semakin menjadi-jadi

 

“Nde Heena”

 

Heena menemani Donghae di dalam mobil ambulans,sedangkan Lee Hyun Sun berada di mobil milik keluarga Heena bersama dengan Teressa.Dalam perjalanan Heena terus saja berdoa memohon agar tidak terjadi apa-apa dengan Donghae.

 

“Oppa bertahanlah,maafkan aku.Bertahanlah oppa,kau harus bertahan”

 

Heena mengucapkan kalimat itu secara terus menerus sambil menangis dan memegang erat tangan Donghae yang dingin itu.

 

*****

 

“Heena sabar ya,aku yakin Donghae pasti akan selamat”

 

“Ku harap juga seperti itu Sa,aku menyesal telah pergi meninggalkannya,aku nggak nyangka kalo kejadiannya akan seperti ini,aku bodoh bukan tapi aku sangat bodoh.    Mengapa dengan gampangnya aku bisa percaya pada omongan Secca? Aku bodoh” Ucap Heena sambil memukul kepalanya sendiri

 

“Heena hentikanlah,aku yakin Donghae tidak akan suka jika kau melakukan hal itu,hentikan memukul kepalamu dan berkata kau bodoh.Semua ini juga bukan salahmu,tapi ini salahku” Ucap Lee Hyun Sun

 

“Apa maksud oppa?”

 

“Seharusnya aku tidak membiarkan Donghae bermain film dengan Secca jika aku tau akhirnya akan seperti ini”

“Oppa..”

 

“Maafkan aku ya Heena”

 

“Aniyo oppa,ini bukan salah oppa,ini salah kita semua”

 

“Hmm…Gomawo Heena”

 

“Ne oppa”

 

Tidak lama kemudian dokter-pun keluar dari ruang UGD,dan mereka bertiga-pun segera berdiri dan menemui sang dokter tersebut

 

“Dokter bagaimana keadaan Donghae?” Ucap Heena cemas

 

“Hmm..Sepertinya Donghae kelelahan dan apakah beberapa waktu ini dia sedang banyak fikiran?”

 

“Iya dokter,dia frustasi” Jawab Lee Hyun Sun menggunakan Bahasa Inggris

 

“Baiklah”

 

“Lalu apakah dia akan segera sadar?”

 

“Entahlah nona,saya tidak bisa memastikan kapan dia akan sadar,lebih baik anda berdoa saja untuk kesembuhan Lee Donghae”

 

“Iya dokter..dokter bolehkah saya masuk dan menjenguk Donghae?”

 

“Tentu saja nona,tapi sebaiknya jangan terlalu banyak orang yang masuk”

 

“Iya dokter terimakasih”

 

“Iya,kalau begitu saya permisi dulu”

 

“Iya dok”

 

“Heen masuklah temani Donghae” Ucap Lee Hyun Sun

 

“Walaupun aku tidak terlalu bisa bahasa Korea tapi aku tau kalau oppa ini menyuruhmu untuk masuk dan menemani Donghae,jadi masuklah Heen” Ucap Teressa

 

“Tapi..”

 

“Sudahlah Heen,kau masuk saja”

 

“Hmmm..baiklah”

 

Dengan rasa ragu Heena-pun masuk ke dalam ruang UGD untuk menemani Donghae sebelum ia dipindahkan ke kamar rawat inap,sedangkan Teressa sedang memilih kamar untuk Donghae,dan Lee Hyun Sun sedang memberitahukan kabar tersebut kepada ibu Donghae.

 

Beberapa menit kemudian para perawat datang dan segera membawa Donghae ke kamarnya.Heena,Teressa,dan Lee Hyun Sun mengikutinya dari belakang.Sesampainya di kamar,Lee Hyun Sun menyuruh agar Heena saja yang masuk,ia dan Teressa akan menunggu di luar.

 

*****

 

“Annyeong oppa,aku datang lagi.Bagaimana oppa apa kau merasa lebih baik sekarang? Ku harap kau lebih baik.Oppa tidak terasa sudah satu tahun kita tidak bertemu,kau tau betapa rindunya aku padamu? Betapa rindunya aku melihat wajahmu,senyumanmu,dan semua tentangmu,bahkan aku rindu di saat kau sedang memarahiku.Hem..aku berharap hal itu bisa terjadi lagi..Oh ya oppa aku minta maaf…….Aku minta maaf karena telah meninggalkanmu”

Kemudian Heena menggenggam erat tangan Donghae dan menundukkan kepalanya sambil meneruskan perkataannya tadi

 

“Aku minta maaf karena telah meninggalkan dan mengecewakanmu…Aku tau aku bodoh karena telah percaya pada kata-kata Secca,seharusnya aku sadar bahwa kau tidak mungkin melakukan hal itu,maafkan aku oppa..dan aku berjanji bahwa mulai sekarang aku akan selalu bersamamu..Tak perduli badai menghadang aku akan tetap menemanimu seumur hidupku….Karena aku…Mencintaimu sepenuh hatiku”

 

“Benarkah?”

 

Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedikit pelan dan sedikit serak,Heena yang merasa mendengar suara itu-pun mengangkat wajahnya dan sunggu tak dia sangka bahwa ternyata Donghae telah sadar dan mendengarkan semua kata-katanya tadi

 

“Hah..?? Oppa sudah sadar?”

 

“Kau fikir aku akan terus berbaring di sini sambil membiarkanmu terus-terusan menangis seperti itu”

 

“Oppa kau ini,menyebalkan sekali”

 

“Tapi karena aku menyebalkan kau bisa mencintaiku”

 

“Siapa? Aku? Ih..”

 

“Hei sudahlah,aku sudah mendengar semua kata-katamu dari awal sampai akhir tadi”

 

“Jadi dari tadi oppa sudah sadar,oppa…..Kau membuat aku malu..Seharusnya aku tidak mengucapkan kata-kata itu,sungguh aku sangat bodoh”

 

“Memang,siapa bilang kau pintar,hahaha”

 

“Oppa kau sangat gila dan menyebalkan”

 

“Ya,aku gila karena cintamu”

 

“Oppa kau itu sedang sakit masih saja bisa nge-gombal”

 

“Hahaha,itukan keahlianku,tak perduli aku sedang sehat ataupun aku sedang sakit,aku tetap bisa melakukannya,seperti cintaku padamu..Tak perduli aku sehat atau sakit,aku tetap mencintaimu”

 

“Oppa..Maafkan aku ya,aku sudah meninggalkan oppa,tapi aku berjanji mulai sekarang aku akan selalu ada di samping oppa”

 

“Iya,aku juga berjanji tidak akan pernah mengecewakanmu,aku berjanji akan selalu mencintaimu sampai akhir hayatku” Ucap Donghae sambil memeluk Heena

 

“Ne oppa,saranghae”

 

“Aku juga mencintaimu,saranghaeyo Heena”

 

“Cieee udah baikkan nih kalian,cieee” Ucap Teressa sambil cekikikan

 

“Teressa,apaan sih,hehehe” Ucap Heena sambil memeluk Donghae lagi

 

“Aku turut bahagia,karena sekarang kalian sudah baikkan,oh ya Donghae sekarang saatnya” Ucap Lee Hyun Sun

 

“Kalian mau ngapain?” Tanya Heena

 

“Bukan aku tapi Donghae”

 

“Oppa,ada apa sih?”

 

“Hmm..coba kamu tutup mata dulu”

 

“Wae?”

 

“Udah cepet,katanya pengen tau”

 

“Ya udah deh”

 

Kemudian Donghae mengambil sesuatu dari saku celananya dan menyuruh Heena untuk membuka matanya

 

“Sekarang bukalah mata kamu”

 

“Hmmm” Ucap Heena sambil membuka matanya perlahan

 

“Will you marry me Heena?” Ucap Donghae sambil membuka sebuah kotak cincin di tanganya

 

“Oppa kau..”

 

“Nde,Heena menikahlah denganku,aku berjanji akan mencintaimu selamanya”

 

“Oppa…”

 

“Jadi..?”

 

“Nde oppa,aku mau menikah denganmu dan menjadi pendamping hidupmu selamanya tapi setelah aku wisuda,hehehe”

 

“Nde Heena,gomawo,gomawo Heena…Saranghae” Ucap Donghae sambil memeluk Heena

 

“Ne oppa,saranghaeyo”

 

“Cieee..Heena,Donghae…”

 

“Hahahahaha,selamat ya Hae,karena akhirnya impianmu terwujud juga” Ucap Lee Hyun Sun

 

Akhirnya Donghae dan Heena-pun menikah.Selain itu Hyuna dan Kang Young Min-pun akan segera bertunangan,Teressa yang kecewa karena David ternyata menyukai gadis lain-pun sekarang sedang pendekatan dengan Lee Hyun Sun,sedangkan Secca,dia pergi dari Seoul entah kemana tidak ada yang mengetahuinya.

 

1 Tahun setelah Heena dan Donghae menikah,mereka telah memiliki bayi kembar berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Lee Dong Hyun dan Lee Jong Hyun,dan pada akhirnya keluarga itu-pun hidup bahagia selamanya😀

 

 

 

*THE END*

 

By Admin *Heena*

Follow admin Heena in Twitter : @Aivonnia906

Follow My Fan Fiction Story in Twitter : @myffstory