Recomended Song :

-Utada Hikaru *First Love*
-Ost Full House *I Think I Love You*

 

Previous ==>

Aiko yang baru saja pulang dari makam ayahnya dengan Eunhyuk-pun di sindir sedang berkencan oleh Yo Eun So dan Hiranuma Arissa,dengan cepat Aiko mengelak dan mencoba mengalihkan pembicaran.*****

 

Next ==>

 

“Oneesan,airnya…”

“Kau sudah tau kan apa yang harus kau lakukan?”

“Oneesan,tapi..ya baiklah”

 

Lagi-lagi pagi itu ia harus menumpang mandi di apartemen orang lain,tapi untungnya hari ini dia libur dan tidak harus kelabakan berlari menuju kampusnya.Dengan mata yang masih mengantuk Aiko mengetuk pintu apartemen Nenek Ji En,dan sungguh tidak dia sangka kalau yang keluar adalah Eunhyuk,ia lupa kalau sekarang Eunhyuk tinggal bersama neneknya.


 

“Aiko ada apa?”

‘Ha..eh..anu..”

“Dia mau menumpang mandi Hyuk” Ucap neneknya dari belakang

“Benarkah?” Ucap Eunhyuk sambil tersenyum geli

“Ah sudah lupakanlah,aku mandi di tetangga yang lain saja”

‘Tunggu,memang kau akrab dengan mereka?”

“Tidak juga,lalu kenapa?”

“Apa kau tidak malu tiba-tiba mengetuk pintu dan berkata kau ingin menumpang mandi?”

“Huhh..”

“Masuklah”

Dengan perasaan yang sangat malu Aiko masuk ke apartemen nenek Ji En dan segera pergi ke kamar mandi.

“Nek,apa dia sering seperti ini?” Tanya Eunhyuk pada neneknya

“Hmm,tunggu kau jangan berfikir yang tidak-tidak Hyuk”

‘Aniyo nek,aku hanya bertanya,lagian siapa juga yang mau menguntitnya,hahahaha”

“Heemmm,nenek lihat kau semakin dekat dengannya?”

“Ya”

“Apa kau mulai menyukainya?”

“Aniyo,kita hanya berteman.Mana mungkin aku menyukai gadis itu”

“Benarkah? Tapi nenek rasa bisa saja kau menyukainya”

“Sudahlah nek,aku tidak mungkin menyukainya”

“Suka juga tidak apa-apa”

“Nenek jangan berfikir yang tidak-tidak” Ucap Eunhyuk sambil sedikit tersenyum

“Nenek,gomawo” Ucap Aiko dengan senyum yang lebar

‘Hei jangan tersenyum seperti itu,kau terlihat menakutkan” Ucap Eunhyuk menggoda Aiko

“Aishhh,kau membuat moodku jelek”

“Sudah-sudah,Aiko apa kau sudah makan pagi?”

“Belum nek”

“Lalu kakakmu?”

“Dia sudah berangkat ke Jinan,saat aku ke sini”

“Kalau begitu makanlah bersama kami”

“Tapi..”

“Sudah,jangan berpura-pura,aku tau kau sebenarnya mau,hahaha” Ucap Eunhyuk menyela lagi

“Aishh,baiklah”

*****

“Hyukjae ambil yang kau perlukan saja,nenekmu tidak memberikan kita cukup uang untuk barang yang kau beli itu” Aiko mengomeli Eunhyuk karena mengambil barang terlalu banyak “Aku akan membayarnya sendiri,kau tenang saja,lagian nenek aneh-aneh saja menyuruh kita berdua berbelanja keperluan dapur” Celoteh Eunhyuk

 

Tiba-tiba ketika akan membayar di kasir seorang laki-laki yang menggunakan jas hitam menghampiri Aiko dan Eunhyuk,ternyata dia adalah Siwon.Dan sungguh tak dipercaya oleh Aiko saat itu Siwon meminta nomor Hpnya dan berjanji akan menelfon Aiko nanti malam.

 

Rasanya hari itu adalah hari terbaik bagi Aiko,tubuhnnya terasa melayang saking bahagianya.Sempat beberapa saat ia tersenyum tak jelas.Eunhyuk yang merasa aneh melihat Aiko langsung saja berkata “Berhentilah tersenyum seperti itu,atau kau akan disangka gila oleh mereka semua” Aiko hanya memanyunkan bibirnya dan mendesah panjang.

 

Mereka telah sampai di depan apartemen yang sebenarnya tidak cocok untuk disebut apartemen itu,gedung itu hanyalah gedung tua biasa yang memiliki 3 lantai,dan bisa dibilang lumayan sepi.Berhubung apartemen mereka berada di lantai atas Aiko merasa sedikit kesusahan karena harus membawa tas belanjaan yang begitu banyak,dengan sigap Eunhyuk merebut tas itu dan membawanya naik terlebih dahulu.

 

“Gomawo”

“Hmm..inikan belanjaan nenekku,jadi wajar jika aku yang membawanya”

“Hmmm..Jae aku masuk dulu”

“Eh tunggu” Ucap Eunhyuk sambil memegang tangan Aiko

“Ada apa?”

Lalu Eunhyuk mengambil sesuatu dari kantong plastiknya,dan diberikan kepada Aiko

“Apa ini?”

“Bukan apa-apa hanya sedikit hadiah kecil untukmu”

“Gelang?”

“Hmmm…”

 

Saat Aiko akan mengucapkan terima kasih,Eunhyuk sudah berjalan ke dalam apartemennya,tapi tiba-tiba dia berbalik dan mengatakan sesuatu kepada Aiko “Jangan sampai kau hilangkan ya,kalau sampai hilang tamatlah riwayatmu”

 

“Hmm..nde,gomawo Lee Hyukjae” Ucap Aiko sambil tersenyum

*****

“Jadi bagaimana Aiko,kau mau?” Tanya Siwon pada Aiko di telfon

“Ehmmm..nde,aku mau” Jawab Aiko dengan tersenyum sangat lebar walaupun Siwon tidak bisa melihatnya

“Baiklah,aku jemput besok malam jam 7”

“Ne”

 

Dengan riangnya Aiko berlari dan mengetuk pintu apartemen Eunhyuk.Dengan muka dilipat Eunhyuk membukakan pintu dan sedikit mengomel tidak jelas pada Aiko,tapi Aiko tidak mendengarkan omelan Eunhyuk dan tetap tersenyum tak jelas sampai akhirnya Eunhyuk-pun mengaku kalah dan diam

 

“Hyukjaee….!!!! Kau tau? Aku besok akan makan malam dengan Choi Siwon…!!!”

“Apa? Jadi kau menggangguku hanya untuk memberitahuku soal itu?”

“Ayolah Hyuk,bukankah ini berita yang menggembirakan?”

“Itu untukmu,lalu apa yang membuatku gembira? Tidak ada kan”

“Hyukjae…”

“Ahh..Mian..aku tidak bermaksud marah-marah denganmu,ehmmm baiklah semoga kencanmu sukses”

“Kencan? Aku tidak kencan dengannya”

“Aiko,begini bukankah makan malam berdua itu merupakan kencan?”

“Bagiku tidak”

“Lalu bagimu kencan itu seperti apa?”

“Entahlah,aku belum pernah berkencan”

“Mwo?? Kau belum pernah berkencan? Apa kau setidak laku itu?”

“Heh,enak saja,bukannya begitu,tapi aku memang jarang dekat dengan laki-laki”

“Ya,begitulah kau.Oh ya mana gelang dariku?”

“Untuk apa? Kau mau mengambilnya lagi?”

“Aniyo,aku hanya ingin memastikan gelang itu tidak hilang”

“Huh,aku kan sudah berjanji tidak akan menghilangkanya,ini gelangnya masih ku pakai” Ucap Aiko sambil memperlihatkan gelang di tangannya

“Baiklah,bagus”

*****

“Apakah kau menyukai tempat ini?” Tanya Siwon sambil memandang Aiko

“Hmmm..Tempat yang bagus”

 

Tiba-tiba HP Siwon berbunyi dan dengan sedikit menyipitkan matanya dia menerima dan berbicara dengan seseorang.Aiko memperhatikan cara Siwon berbicara di telfon,entah kenapa dia tiba-tiba mempunya firasat kalau Siwon akan pergi,tak lama kemudian “Aiko,mian tapi aku ada keperluan penting.Kau habiskan dulu makananmu lalu sopirku akan mengantarmu pulang,dan makanan ini juga sudah ku bayar”

 

“Tidak usah oppa,aku bisa pulang sendiri”

“Ayolah,aku sangat merasa bersalah jika kau menolak diantar”

“Ya,baiklah oppa”

“Kalau begitu aku pergi dulu”

“Ne”

 

Setelah Siwon pergi Aiko-pun juga pergi tanpa menghabiskan makanannya.Seperti yang dibilang Siwon,Aiko akan diantarkan oleh sopirnya.Tak lama kemudian mereka telah sampai di apartemen Aiko,segera saja Aiko turun dan mengucapkan terima kasih sambil membungkuk.

 

Dengan muka yang dilipat Aiko mulai menaiki tangga dan sekali lagi dia hampir terpeleset tapi untunglah lagi-lagi seseorang menahannya dari belakang yang ternyata adalah Eunhyuk.

 

“Hei,kau sudah hampir jatuh di depanku sebanyak dua kali” Ucap Eunhyuk dengan mata melotot

“Ahh..mian,aku tadi melamun”

“Melamun? Apa yang kau lamunkan? Siwon?”

“Menurutmu?”

“Hmm..Hei,ada apa denganmu? Kau terlihat lesu”

“Tak apa,hanya saja…”

“Kencanmu dengan Siwon gagal hahahaha,sudah ku duga itu pasti akan terjadi” Ucap Eunhyuk sambil berjalan meninggalkan Aiko

 

Aiko mengejar Eunhyuk dan berkata “Siapa bilang? Tadi dia ada keperluan jadi dia meninggalkanku,dan aku juga tidak berkencan”

 

“Sudahlah,aku harus mengucapkan selamat pada Siwon karena dia telah bisa membuatmu kesal,hahaha”

“Hyukjae…!!!! Kau bisa membuatku naik darah,sudahlah aku mau masuk ke apartemen,aku malas berbicara denganmu,huh”

“Ya,lihat saja nanti”

*****

Keesokkan harinya hujan turun deras,Aiko yang akan berangkat ke kampus merasa sangat bingung karena payung yang ia miliki ternyatarusak,dan kendaraannya-pun dipakai oleh oneesannya.Dengan rasa kesal Aiko-pun memaksakan diri untuk menembus hujan,tapi tiba-tiba seseorang memayunginya dari belakang “Hei,kau bisa sakit jika seperti ini” Aiko yang kaget-pun segera berbalik ke belakang,ternyata di belakangnya sudah ada seorang namja yang memakai jaket tebal bewarna coklat dengan masker di wajahnya.Dengan mata yang sedikit di sipitkan Aiko mengamati namja itu dan berkata “Kau Hyukjae?”

“Memang siapa lagi kalau bukan aku?” Ucap Eunhyuk sambil memelototi Aiko

“Hei kau jangan melotot,kau seperti hantu”

“Ah,kau memang menyebalkan,sudah beruntung aku memayungimu” Ucap Eunhyuk kesal

“Aku tidak memintamu memayungiku”

“Ya baiklah,kalau begitu aku akan pergi.Silahkan kau berhujan-hujan ria” Ucap Eunhyuk sambil menjauh dari Aiko

Kemudian Eunhyuk-pun pergi meninggalkan Aiko.Aiko yang entah sadar atau tidak-pun kemudian mengejar Eunhyuk dan langsung saja memeluk tubuh laki-laki itu “Hyuk,jangan pergi,aku butuh payungmu” Ucap Aiko

“Bukankah tadi kau bilang kalau kau tidak memerlukannya?”

“Aku tidak bilang begitu,aku hanya bilang kalau aku tidak menyuruhmu memayungiku”

“Tapi kan sama saja,dasar gadis aneh”

“Itu berbeda,dasar laki-laki aneh”

“Hei,kau yang aneh”

“Kau lebih aneh dari semua orang aneh di seluruh dunia Lee Hyukjae”

 

Ya,begitulah mereka.Sepanjang perjalanan mereka saling mengejek satu sama lain.Tiba-tiba ketika berada di sebuah persimpangan ada sebuah mobil yang sedang melaju dengan keras,mobil tersebut datang dari arah Aiko.Eunhyuk yang menyadari akan hal itu-pun dengan sedikit kaget langsung menyeret tangan Aiko ke pinggir jalan dan memeluknya.Aiko yang saat itu tidak mengerti akan kelakuan Eunhyuk-pun hanya terdiam sambil memandangi wajah laki-laki itu “Aiko,kau tidak apa-apa? Kau terluka? Coba ku lihat,oh untunglah..” Ucap Eunhyuk cemas “Aku? Memang tadi ada apa? Kau tiba-tiba menarikku dan memelukku” Ucap Aiko dengan sedikit bingung

 

“Apa? Tadi kau hampir di tabrak mobil,dan aku tidak memelukmu,siapa bilang aku memelukmu,aku hanya menyelamatkanmu gadis ceroboh”

“Hei berhentilah memanggilku gadis ceroboh” Ucap Aiko geram

“Bagaimana aku bisa berhenti memanggilmu gadis ceroboh? Lihatlah karena kecerobohanmu kau hampir saja ditabrak mobil,bagaimana kalau itu terjadi?”

“Kau mengkhawatirkanku?”

“A…apa? Aku tidak mengkhawatirkanmu,aku hanya tidak ingin harus membawamu ke rumah sakit dan membayar tagihannya,itu pasti akan sangat merepotkanku”

“Aaaaa…Hyukjae,kau memang menyebalkan,dasar laki-laki egois,tidak punya perasaan,semaunya sendiri,dan aneh”

“Itu lebih baik,daripada kau gadis ceroboh”

 

Lagi-lagi sepanjang perjalanan mereka berdebat hal yang tidak penting,dan itu selalu terjadi hampir setiap mereka bertemu dan berbicara.

 

*****

“Aiko…!!!!” Terdengar suara seseorang memanggilnya,Aiko-pun segera berbalik dan mencari asal suara tersebut,tanpa disangka ternyata yang memanggilnya adalah Choi Siwon.Dengan gagahnya Siwon berlari menghampiri Aiko,sedangkan Aiko hanya bisa terpaku sambil melihat orang yang selama ini ia sukai berlari menuju ke arahnya.Tanpa terasa ternyata Siwon telah berdiri tepat di depannya dan tiba-tiba diraihnya tangan Aiko “Aiko mian ya soal kemarin” Ucap Siwon sambil sedikit meremas tangan Aiko yang lembut.

 

“Ah ne,tak apa,aku bisa memakluminya” Ucap Aiko sambil tersenyum

“Aniyo,aku masih merasa sangat bersalah”

“Aku tidak apa-apa bener deh”

“Hmm..baiklah,tapi biarkanlah aku untuk mengajakmu makan siang,ya hitung-hitung sebagai permintaan maafku,bagaimana?”

“Ehmm…”

“Please..”

“Johsumnida,ayo kita pergi”

“Hahaha,nde”

 

Mereka berduapun berjalan menuju ke kantin sambil sedikit bercanda tanpa terasa banyak sekali orang yang memandangi mereka,terutama para gadis yang menyukai Siwon.Keadaan ini sungguh berbeda ketika ia sedang berjalan bersama dengan Eunhyuk,bukannya bercanda tetapi malah bertengkar tak karuan,ya kesamaannya adalah ketika bersama Eunhyuk,mereka juga dipandangi tetapi pandangan tersebut lebih mengarah pada rasa kesal karena harus mendengarkan mereka berdua bertengkar.

 

Mereka berdua-pun memesan makanan dan minuman yang sama,sambil mengobrol mereka menikmati makanan tersebut.Aiko sungguh merasa terbang karena sekarang dia benar-benar bisa makan bersama dengan sang pujaan hati,rasanya seperti dunia berada di genggamannya.ketika kebahagiaan itu mulai menyelimutinya tiba-tiba datanglah perusak yang bukan lain adalah Eunhyuk,laki-laki itu datang di waktu yang tidak tepat dang langsung saja berbicara “Hei,sekarang sudah waktunya kau belajar,kau tau? Oh bukan,bahkan kau sudah terlambat.Selesaikan makanmu dalam 3 menit” Ucap Eunhyuk dan langsung pergi meninggalkan Aiko dan Siwon

 

Sungguh Aiko merasa sangat kesal terhadap Eunhyuk,kenapa dia harus datang disaat seperti ini? Kenapa dia harus mengganggu saat indahnya bersama Siwon? Sungguh Aiko berjanji akan menjambak rambut laki-laki itu.

 

“Aiko,apakah kau harus pergi?” Tanya Siwon

“Mian oppa tapi kurasa memang aku harus pergi,sebelum srigala itu marah-marah tak jelas padaku”

“Srigala?”

“Ya,dia begitu kejam dan menyebalkan,dia bahkan tidak punya perasaan.Ahh..bagaimana aku bisa menjadi tetangganya? Sungguh malang nasibku”

“Hahaha,benarkah dia seperti itu? Hahaha”

“Ya,itulah Lee Hyukjae,hahaha”

 

Tiba-tiba ponsel Aiko berbunyi dan di layar tersebut tertuliskan nama Lee Hyukjae,langsung saja Aiko mendesah dan berkata “Mian oppa aku pergi dulu,terimakasih untuk hari ini” Ucap Aiko sambil membungkukkan badan “Ne Aiko,hmmm..kapan-kapan aku ingin mengajakmu makan siang lagi,kau mau?”

 

“Hmm..ne oppa” Ucap Aiko dan langsung pergi menghampiri Eunhyuk di dekat gerbang

 

 

 

*To Be Continued*

 

 

By Admin *Heena*

Follow admin Heena in Twitter : @Aivonnia906

Follow My Fan Fiction Story in Twitter : @myffstory

 

 

 

Recomended Song :

-Utada Hikaru *First Love*
-Ost Full House *I Think I Love You*

 

Previous ==>

Aiko yang baru saja pulang dari makam ayahnya dengan Eunhyuk-pun di sindir sedang berkencan oleh Yo Eun So dan Hiranuma Arissa,dengan cepat Aiko mengelak dan mencoba mengalihkan pembicaran.*****

 

 

Next ==>

 

“Oneesan,airnya…”

“Kau sudah tau kan apa yang harus kau lakukan?”

“Oneesan,tapi..ya baiklah”

 

Lagi-lagi pagi itu ia harus menumpang mandi di apartemen orang lain,tapi untungnya hari ini dia libur dan tidak harus kelabakan berlari menuju kampusnya.Dengan mata yang masih mengantuk Aiko mengetuk pintu apartemen Nenek Ji En,dan sungguh tidak dia sangka kalau yang keluar adalah Eunhyuk,ia lupa kalau sekarang Eunhyuk tinggal bersama neneknya.


 

“Aiko ada apa?”

‘Ha..eh..anu..”

“Dia mau menumpang mandi Hyuk” Ucap neneknya dari belakang

“Benarkah?” Ucap Eunhyuk sambil tersenyum geli

“Ah sudah lupakanlah,aku mandi di tetangga yang lain saja”

‘Tunggu,memang kau akrab dengan mereka?”

“Tidak juga,lalu kenapa?”

“Apa kau tidak malu tiba-tiba mengetuk pintu dan berkata kau ingin menumpang mandi?”

“Huhh..”

“Masuklah”

Dengan perasaan yang sangat malu Aiko masuk ke apartemen nenek Ji En dan segera pergi ke kamar mandi.

“Nek,apa dia sering seperti ini?” Tanya Eunhyuk pada neneknya

“Hmm,tunggu kau jangan berfikir yang tidak-tidak Hyuk”

‘Aniyo nek,aku hanya bertanya,lagian siapa juga yang mau menguntitnya,hahahaha”

“Heemmm,nenek lihat kau semakin dekat dengannya?”

“Ya”

“Apa kau mulai menyukainya?”

“Aniyo,kita hanya berteman.Mana mungkin aku menyukai gadis itu”

“Benarkah? Tapi nenek rasa bisa saja kau menyukainya”

“Sudahlah nek,aku tidak mungkin menyukainya”

“Suka juga tidak apa-apa”

“Nenek jangan berfikir yang tidak-tidak” Ucap Eunhyuk sambil sedikit tersenyum

“Nenek,gomawo” Ucap Aiko dengan senyum yang lebar

‘Hei jangan tersenyum seperti itu,kau terlihat menakutkan” Ucap Eunhyuk menggoda Aiko

“Aishhh,kau membuat moodku jelek”

“Sudah-sudah,Aiko apa kau sudah makan pagi?”

“Belum nek”

“Lalu kakakmu?”

“Dia sudah berangkat ke Jinan,saat aku ke sini”

“Kalau begitu makanlah bersama kami”

“Tapi..”

“Sudah,jangan berpura-pura,aku tau kau sebenarnya mau,hahaha” Ucap Eunhyuk menyela lagi

“Aishh,baiklah”

*****

“Hyukjae ambil yang kau perlukan saja,nenekmu tidak memberikan kita cukup uang untuk barang yang kau beli itu” Aiko mengomeli Eunhyuk karena mengambil barang terlalu banyak “Aku akan membayarnya sendiri,kau tenang saja,lagian nenek aneh-aneh saja menyuruh kita berdua berbelanja keperluan dapur” Celoteh Eunhyuk

 

Tiba-tiba ketika akan membayar di kasir seorang laki-laki yang menggunakan jas hitam menghampiri Aiko dan Eunhyuk,ternyata dia adalah Siwon.Dan sungguh tak dipercaya oleh Aiko saat itu Siwon meminta nomor Hpnya dan berjanji akan menelfon Aiko nanti malam.

 

Rasanya hari itu adalah hari terbaik bagi Aiko,tubuhnnya terasa melayang saking bahagianya.Sempat beberapa saat ia tersenyum tak jelas.Eunhyuk yang merasa aneh melihat Aiko langsung saja berkata “Berhentilah tersenyum seperti itu,atau kau akan disangka gila oleh mereka semua” Aiko hanya memanyunkan bibirnya dan mendesah panjang.

 

Mereka telah sampai di depan apartemen yang sebenarnya tidak cocok untuk disebut apartemen itu,gedung itu hanyalah gedung tua biasa yang memiliki 3 lantai,dan bisa dibilang lumayan sepi.Berhubung apartemen mereka berada di lantai atas Aiko merasa sedikit kesusahan karena harus membawa tas belanjaan yang begitu banyak,dengan sigap Eunhyuk merebut tas itu dan membawanya naik terlebih dahulu.

 

“Gomawo”

“Hmm..inikan belanjaan nenekku,jadi wajar jika aku yang membawanya”

“Hmmm..Jae aku masuk dulu”

“Eh tunggu” Ucap Eunhyuk sambil memegang tangan Aiko

“Ada apa?”

Lalu Eunhyuk mengambil sesuatu dari kantong plastiknya,dan diberikan kepada Aiko

“Apa ini?”

“Bukan apa-apa hanya sedikit hadiah kecil untukmu”

“Gelang?”

“Hmmm…”

 

Saat Aiko akan mengucapkan terima kasih,Eunhyuk sudah berjalan ke dalam apartemennya,tapi tiba-tiba dia berbalik dan mengatakan sesuatu kepada Aiko “Jangan sampai kau hilangkan ya,kalau sampai hilang tamatlah riwayatmu”

 

“Hmm..nde,gomawo Lee Hyukjae” Ucap Aiko sambil tersenyum

*****

“Jadi bagaimana Aiko,kau mau?” Tanya Siwon pada Aiko di telfon

“Ehmmm..nde,aku mau” Jawab Aiko dengan tersenyum sangat lebar walaupun Siwon tidak bisa melihatnya

“Baiklah,aku jemput besok malam jam 7”

“Ne”

 

Dengan riangnya Aiko berlari dan mengetuk pintu apartemen Eunhyuk.Dengan muka dilipat Eunhyuk membukakan pintu dan sedikit mengomel tidak jelas pada Aiko,tapi Aiko tidak mendengarkan omelan Eunhyuk dan tetap tersenyum tak jelas sampai akhirnya Eunhyuk-pun mengaku kalah dan diam

 

“Hyukjaee….!!!! Kau tau? Aku besok akan makan malam dengan Choi Siwon…!!!”

“Apa? Jadi kau menggangguku hanya untuk memberitahuku soal itu?”

“Ayolah Hyuk,bukankah ini berita yang menggembirakan?”

“Itu untukmu,lalu apa yang membuatku gembira? Tidak ada kan”

“Hyukjae…”

“Ahh..Mian..aku tidak bermaksud marah-marah denganmu,ehmmm baiklah semoga kencanmu sukses”

“Kencan? Aku tidak kencan dengannya”

“Aiko,begini bukankah makan malam berdua itu merupakan kencan?”

“Bagiku tidak”

“Lalu bagimu kencan itu seperti apa?”

“Entahlah,aku belum pernah berkencan”

“Mwo?? Kau belum pernah berkencan? Apa kau setidak laku itu?”

“Heh,enak saja,bukannya begitu,tapi aku memang jarang dekat dengan laki-laki”

“Ya,begitulah kau.Oh ya mana gelang dariku?”

“Untuk apa? Kau mau mengambilnya lagi?”

“Aniyo,aku hanya ingin memastikan gelang itu tidak hilang”

“Huh,aku kan sudah berjanji tidak akan menghilangkanya,ini gelangnya masih ku pakai” Ucap Aiko sambil memperlihatkan gelang di tangannya

“Baiklah,bagus”

*****

“Apakah kau menyukai tempat ini?” Tanya Siwon sambil memandang Aiko

“Hmmm..Tempat yang bagus”

 

Tiba-tiba HP Siwon berbunyi dan dengan sedikit menyipitkan matanya dia menerima dan berbicara dengan seseorang.Aiko memperhatikan cara Siwon berbicara di telfon,entah kenapa dia tiba-tiba mempunya firasat kalau Siwon akan pergi,tak lama kemudian “Aiko,mian tapi aku ada keperluan penting.Kau habiskan dulu makananmu lalu sopirku akan mengantarmu pulang,dan makanan ini juga sudah ku bayar”

 

“Tidak usah oppa,aku bisa pulang sendiri”

“Ayolah,aku sangat merasa bersalah jika kau menolak diantar”

“Ya,baiklah oppa”

“Kalau begitu aku pergi dulu”

“Ne”

 

Setelah Siwon pergi Aiko-pun juga pergi tanpa menghabiskan makanannya.Seperti yang dibilang Siwon,Aiko akan diantarkan oleh sopirnya.Tak lama kemudian mereka telah sampai di apartemen Aiko,segera saja Aiko turun dan mengucapkan terima kasih sambil membungkuk.

 

Dengan muka yang dilipat Aiko mulai menaiki tangga dan sekali lagi dia hampir terpeleset tapi untunglah lagi-lagi seseorang menahannya dari belakang yang ternyata adalah Eunhyuk.

 

“Hei,kau sudah hampir jatuh di depanku sebanyak dua kali” Ucap Eunhyuk dengan mata melotot

“Ahh..mian,aku tadi melamun”

“Melamun? Apa yang kau lamunkan? Siwon?”

“Menurutmu?”

“Hmm..Hei,ada apa denganmu? Kau terlihat lesu”

“Tak apa,hanya saja…”

“Kencanmu dengan Siwon gagal hahahaha,sudah ku duga itu pasti akan terjadi” Ucap Eunhyuk sambil berjalan meninggalkan Aiko

 

Aiko mengejar Eunhyuk dan berkata “Siapa bilang? Tadi dia ada keperluan jadi dia meninggalkanku,dan aku juga tidak berkencan”

 

“Sudahlah,aku harus mengucapkan selamat pada Siwon karena dia telah bisa membuatmu kesal,hahaha”

“Hyukjae…!!!! Kau bisa membuatku naik darah,sudahlah aku mau masuk ke apartemen,aku malas berbicara denganmu,huh”

“Ya,lihat saja nanti”

*****

Keesokkan harinya hujan turun deras,Aiko yang akan berangkat ke kampus merasa sangat bingung karena payung yang ia miliki ternyatarusak,dan kendaraannya-pun dipakai oleh oneesannya.Dengan rasa kesal Aiko-pun memaksakan diri untuk menembus hujan,tapi tiba-tiba seseorang memayunginya dari belakang “Hei,kau bisa sakit jika seperti ini” Aiko yang kaget-pun segera berbalik ke belakang,ternyata di belakangnya sudah ada seorang namja yang memakai jaket tebal bewarna coklat dengan masker di wajahnya.Dengan mata yang sedikit di sipitkan Aiko mengamati namja itu dan berkata “Kau Hyukjae?”

“Memang siapa lagi kalau bukan aku?” Ucap Eunhyuk sambil memelototi Aiko

“Hei kau jangan melotot,kau seperti hantu”

“Ah,kau memang menyebalkan,sudah beruntung aku memayungimu” Ucap Eunhyuk kesal

“Aku tidak memintamu memayungiku”

“Ya baiklah,kalau begitu aku akan pergi.Silahkan kau berhujan-hujan ria” Ucap Eunhyuk sambil menjauh dari Aiko

Kemudian Eunhyuk-pun pergi meninggalkan Aiko.Aiko yang entah sadar atau tidak-pun kemudian mengejar Eunhyuk dan langsung saja memeluk tubuh laki-laki itu “Hyuk,jangan pergi,aku butuh payungmu” Ucap Aiko

“Bukankah tadi kau bilang kalau kau tidak memerlukannya?”

“Aku tidak bilang begitu,aku hanya bilang kalau aku tidak menyuruhmu memayungiku”

“Tapi kan sama saja,dasar gadis aneh”

“Itu berbeda,dasar laki-laki aneh”

“Hei,kau yang aneh”

“Kau lebih aneh dari semua orang aneh di seluruh dunia Lee Hyukjae”

 

Ya,begitulah mereka.Sepanjang perjalanan mereka saling mengejek satu sama lain.Tiba-tiba ketika berada di sebuah persimpangan ada sebuah mobil yang sedang melaju dengan keras,mobil tersebut datang dari arah Aiko.Eunhyuk yang menyadari akan hal itu-pun dengan sedikit kaget langsung menyeret tangan Aiko ke pinggir jalan dan memeluknya.Aiko yang saat itu tidak mengerti akan kelakuan Eunhyuk-pun hanya terdiam sambil memandangi wajah laki-laki itu “Aiko,kau tidak apa-apa? Kau terluka? Coba ku lihat,oh untunglah..” Ucap Eunhyuk cemas “Aku? Memang tadi ada apa? Kau tiba-tiba menarikku dan memelukku” Ucap Aiko dengan sedikit bingung

 

“Apa? Tadi kau hampir di tabrak mobil,dan aku tidak memelukmu,siapa bilang aku memelukmu,aku hanya menyelamatkanmu gadis ceroboh”

“Hei berhentilah memanggilku gadis ceroboh” Ucap Aiko geram

“Bagaimana aku bisa berhenti memanggilmu gadis ceroboh? Lihatlah karena kecerobohanmu kau hampir saja ditabrak mobil,bagaimana kalau itu terjadi?”

“Kau mengkhawatirkanku?”

“A…apa? Aku tidak mengkhawatirkanmu,aku hanya tidak ingin harus membawamu ke rumah sakit dan membayar tagihannya,itu pasti akan sangat merepotkanku”

“Aaaaa…Hyukjae,kau memang menyebalkan,dasar laki-laki egois,tidak punya perasaan,semaunya sendiri,dan aneh”

“Itu lebih baik,daripada kau gadis ceroboh”

 

Lagi-lagi sepanjang perjalanan mereka berdebat hal yang tidak penting,dan itu selalu terjadi hampir setiap mereka bertemu dan berbicara.

 

*****

“Aiko…!!!!” Terdengar suara seseorang memanggilnya,Aiko-pun segera berbalik dan mencari asal suara tersebut,tanpa disangka ternyata yang memanggilnya adalah Choi Siwon.Dengan gagahnya Siwon berlari menghampiri Aiko,sedangkan Aiko hanya bisa terpaku sambil melihat orang yang selama ini ia sukai berlari menuju ke arahnya.Tanpa terasa ternyata Siwon telah berdiri tepat di depannya dan tiba-tiba diraihnya tangan Aiko “Aiko mian ya soal kemarin” Ucap Siwon sambil sedikit meremas tangan Aiko yang lembut.

 

“Ah ne,tak apa,aku bisa memakluminya” Ucap Aiko sambil tersenyum

“Aniyo,aku masih merasa sangat bersalah”

“Aku tidak apa-apa bener deh”

“Hmm..baiklah,tapi biarkanlah aku untuk mengajakmu makan siang,ya hitung-hitung sebagai permintaan maafku,bagaimana?”

“Ehmm…”

“Please..”

“Johsumnida,ayo kita pergi”

“Hahaha,nde”

 

Mereka berduapun berjalan menuju ke kantin sambil sedikit bercanda tanpa terasa banyak sekali orang yang memandangi mereka,terutama para gadis yang menyukai Siwon.Keadaan ini sungguh berbeda ketika ia sedang berjalan bersama dengan Eunhyuk,bukannya bercanda tetapi malah bertengkar tak karuan,ya kesamaannya adalah ketika bersama Eunhyuk,mereka juga dipandangi tetapi pandangan tersebut lebih mengarah pada rasa kesal karena harus mendengarkan mereka berdua bertengkar.

 

Mereka berdua-pun memesan makanan dan minuman yang sama,sambil mengobrol mereka menikmati makanan tersebut.Aiko sungguh merasa terbang karena sekarang dia benar-benar bisa makan bersama dengan sang pujaan hati,rasanya seperti dunia berada di genggamannya.ketika kebahagiaan itu mulai menyelimutinya tiba-tiba datanglah perusak yang bukan lain adalah Eunhyuk,laki-laki itu datang di waktu yang tidak tepat dang langsung saja berbicara “Hei,sekarang sudah waktunya kau belajar,kau tau? Oh bukan,bahkan kau sudah terlambat.Selesaikan makanmu dalam 3 menit” Ucap Eunhyuk dan langsung pergi meninggalkan Aiko dan Siwon

 

Sungguh Aiko merasa sangat kesal terhadap Eunhyuk,kenapa dia harus datang disaat seperti ini? Kenapa dia harus mengganggu saat indahnya bersama Siwon? Sungguh Aiko berjanji akan menjambak rambut laki-laki itu.

 

“Aiko,apakah kau harus pergi?” Tanya Siwon

“Mian oppa tapi kurasa memang aku harus pergi,sebelum srigala itu marah-marah tak jelas padaku”

“Srigala?”

“Ya,dia begitu kejam dan menyebalkan,dia bahkan tidak punya perasaan.Ahh..bagaimana aku bisa menjadi tetangganya? Sungguh malang nasibku”

“Hahaha,benarkah dia seperti itu? Hahaha”

“Ya,itulah Lee Hyukjae,hahaha”

 

Tiba-tiba ponsel Aiko berbunyi dan di layar tersebut tertuliskan nama Lee Hyukjae,langsung saja Aiko mendesah dan berkata “Mian oppa aku pergi dulu,terimakasih untuk hari ini” Ucap Aiko sambil membungkukkan badan “Ne Aiko,hmmm..kapan-kapan aku ingin mengajakmu makan siang lagi,kau mau?”

 

“Hmm..ne oppa” Ucap Aiko dan langsung pergi menghampiri Eunhyuk di dekat gerbang

 

 

 

*To Be Continued*

 

 

By Admin *Heena*

Follow admin Heena in Twitter : @Aivonnia906

Follow My Fan Fiction Story in Twitter : @myffstory