Tag

, , , ,

 

 

 

 

Previouse === >

 

“Ah, Bagaimana ponselku bisa ada bersamamu ??”. Ucap Soo ae kaget.

“Tadi kutemukan di sampingmu saat kau pingsan tadi ..”.

“Hmm,. Gumawo ..”.

“Sudah, kalian masuklah ,,, sepertinya akan turun salju ,,”. Ucap JongWoon.

“Ne,, Chagi ,, bye ,,”. Ucap Inkyung dan melambaikan tangan.

“Bye ,,”.

Next === >

 

 

 

“Huh,,, hari yg sangat melelahkan..”. gerutu Sangin dan menghempaskan tubuhnya di kasur.

 

“aisshh,kenapa di saat seperti ini tidak ada siaran yang bagus sih ??”. gerutu Soo ae yan

g sedari tadi mengganti chanel.

 

“hahaha,, kau ini seperti anak kecil saja..”. ucap Inkyung tersenyum kecil dan berjalan menghampiri Soo ae .” Ini minumlah ,,”.ujar inkyung menyodorkan minuman Ginseng kepada Soo ae.

 

“Gumawo..”. Ucap Soo ae dan mulai Minum.


“Lihat deh, dari tadi pagi sifatnya berubah ,,??”. Bisik Inkyung kepada Soo ae yg masih menikmati minumannya.

 

“Siapa??”. Ucap Soo ae datar tanpa ekspresi.

 

“itu Sangin dari tadi pagi tingkah lakunya berbeda dari biasanya ,!!. Yg biasanya pendiem sekarang celintisan enggak bisa diem …persis seperti dirimu,,”. Jelas Inkyung panjang lebar.

 

“Hey,, kenapa aku juga kau libatkan, hah,,”. Ucap soo ae sedikit sewot.

 

“shhhhuuuttt,,pelankan suaramu !! bisa2 nanti Sangin bangun …”. Ucap Inkyung sambil membungkam mulut Soo ae.

 

“Ne,,ne,,,ne,,”.

 

“Bagaimana pendapatmu ??”.

 

“Pendapat apa ??”.

 

“Pendapat tentang klakuannya Sangin !!”.

 

“Iya,,ya,, dari tadi aku memperhatikan Sangin dan Wookie kompak benget ya ??”.

 

“Wah,, jangan-jangan tuh anak udah pacaran lagi ??”.

 

“Bisa juga,,”.

 

“Besok kita harus tanya Sangin !!, besokkan kita libur ,,”.

 

“Males ah,, kau saja sendiri yang bertanya..”.

 

“Aisshh,, kau ini selalu begitu kalau di ajak kerjasama.,, ya sudah sana tidur,!!”.

 

“Bawel ah,,”.

 

Soo ae yg melihat tatapan Inkyung langsung menurutu perkataannya dan menuju kasurnya dan memulai untuk tidur.

 

***

Pukul 06.00 PM

 

“Hooaaamm,, jam berapa ya ??”. Ucap Sangin dan melirik jam yang ada di meja samping ranjangnya.

 

“MWO?? JAM 6.. haduh,bisa-bisa aku terlambat..”. Ujar Sangin dan langsung menuju kamar mandi.

 

Taklama setelah itu Soo ae terbangun dari mimpi indahnya dan melirik Sangin yang berlari menuju kamar mandi.

 

“Tumben anak itu bangun pagi ?? mencurigakan..??”. Gumam Soo ae menyipitkan mata.”Sebaiknya ku ikuti dia ,,”.

 

20 menit kemudian…

 

“Pagi Soo ae,, Pagi Inkyung..”. Sapa Sangin yang baru saja keluar dari kamar mandi.

 

“Ne,, Pagi ..”. Jawab Soo ae dan Inkyung berbarengan .

 

“Kau mau kemana ??”. Tanya Soo ae yang melihat Sangin sudah berdandan rapi.

 

“Iya ,, rapi bener ??”. Ceplos Inkyung yg berdiri di samping Soo ae.

 

“Mau keluar sebentar ,,”. Ucap Sangin Singkat seakan akan tidak mau waktunya terbuang sia-sia. “Aku berangkat dulu ya..!!”. Ucap Sangin lag dan menuju pintu..

 

“Ne .. Hati-hati..”.

 

Setelah Sangin keluar kamar dan terdengar suara mobil dari bawah , Soo ae dan Inkyung bergegas mengikuti Sangin dari belakang ..

 

“Sebaiknya kita biarkan saja ia pergi ..”. Ucap Inkyung ringan.”Lagi pula pasti ia pergi ke bandara”.

 

“Ia kau benar juga, sebaiknya ia pergi menemui Wookie, lagi pula aku juga udah ada janji sama ,,,”. Ucap Soo ae yg kelihatnnya memang sengaja di gantungkan.

 

“Sama siapa ?”. Kata Inkyung penasaran.

 

“Ah, bukan siapa-siapa,, hehehe,,”. Ucap Soo ae sambil mengibas tangannya.

 

“Dasar aneh.”.

 

 

***

“Di mana dia ?? jam segini belum datang?? Setengah jam lagi aku harus lepas landas..”. Gumam Ryeowook memutar kepalanya mencari sosok Sangin yang di tunggunya sedari tadi.

 

“Hmm, sebaiknya kutelfon dia ..”. Gumam Ryeowook. Sesaat dia mengeluarkan ponsel dari saku celananya, sosok Sangin muncul dan menghampiri dirinya.

 

“Ah, Mian oppa .. aku terlambat..”. Ucap Sangin dengan nafas terengah-engah.

 

“Aiisshh, lihat sudah jam berapa ini,, kau mau aku berangkat dengan perasaan tidak tenang…”. Ujar Ryeowook sedikit sewot.

 

“Iiihh, baru telat 15 menit saja udah marah gak jelas kayak gini ,,”. Gumam Sangin mengerucutkan bibirnya.

 

“Jangan cemberut seperti itu,, jelek tau kalau kau cemberut ,,”. Ucap Ryeowook acuh tak acuh dan membuat Sangin tersenyum.

 

Sangin mengulurkan tangannya kepada Ryeowook.” Apa ?”. Ucap Ryeowook datar, Sangin tidak menjawab dan tetap mengulurkan tangannya,”Yak, ada apa ?”. Ucap Ryeowook sedikit keras.

 

Sangin menundukkan kepala,” Selamat menempuh perjalanan ke Jepang dan Sampai bertemu 1 bulan lagi “. Ucap Sangin mengangkat kepalanya dan tersenyum.

 

“Ah, Apa-apaan ini hanya itu yang mau kau ucapkan kepadaku ??”. Ucap Ryeowook dan mengretakkan giginya.

 

“Iya hanya itu ,, kenapa??”. Ucap Sangin singkat.

 

“Lupakan saja,, itu tidak penting..”. Ujar Ryeowook datar.

 

Sangin menyipitkan matanya melirik Ryeowook lurus.” Hey,, kenapa kau bersifat dingin kepadaku ??”. “Kau tidak senang dengan ucapanku tadi ??”. Sambung Sangin datar.

 

Ryeowook mendengus dan berbalik menghadap Sangin .”Siapa yang bersifat dingin?? Aku tidak bersifat dingin kepadamu,, dan bukannya aku tidak senang dengan ucapanmu tadi aku hanya..”.

 

“Hanya apa ?”. Ucap Sangin datar memotong perkataan Ryeowook.

 

“Aku hanya tidak yakin akan meninggalkan korea..”. Lanjut Ryeowook dan mengambil nafas dalam-dalam

 

“Kenapa ?”.

 

“Karena di sini banyak orang yang sangat aku sayangi dan sangat aku cintai ,, aku hanya khawatir selama aku di Jepang akan terjadi apa-apa dengan mereka ..”. Lanjutnya lagi.

 

“Shhhhuuttt.. kau tidak boleh bericara seperti itu !! percayalah kami di sini kan baik-baik saja,, dan setiap hari aku akan menelfon mu untuk memberitahukan keadaan di korea oppa..”. Jelas Sangin .

 

“Jadwal penerbangan Korea – Jepang akan lepas landas 10 menit lagi,, di harapkan kepada penumpang agar segera menaiki pesawat..”.

 

“Pergilah oppa ,, Selamat jalan ..”. Ucap Sangin dengan senyum yang agak di paksakan.

 

Ryeowook menarik nafas “ Ne,, aku pergi dulu ,, jaga dirimu baik-baik. Jangan sampai sakit,,”.

 

“Aiiisshh, bawel ah,, cepat sana berangkat ,,”. Ucap Sangin dan meambaikan tangan.

 

“Bye..”.

 

“Bye..”

 

***

 

Sangin menghampaskan tubuhnya di sofa dan menbiarkan tasnya tergeletak di lantai.

 

“Dari mana saja kau ?? sudah 1 jam kau pergi..”. Ucap Soo ae datar dan menyesap tehnya.

 

“Dari Bandara”. Jawab Sangin singkat.

 

“Kenapa kau ke Bandara ??”. Tanya Inkyung yang baru datang dari Kamar mandi.

 

“Mengatar Wookie oppa”. Jawab Sangin singkat dan beranjak menuju meja belajarnya.

 

“Oh, kenapa kau tidak pergi menemui eommamu ??”. Tanya Soo ae tiba-tiba.

 

“Hanya malas saja pulang kerumah”. Jawab Sangin lurus menatap pemandangan di luar jendela lantai 2.

 

“Kau merasa bosan ??”. Tanya Inkyung sambil membawa sebuah kertas.

 

“Iya ,, sangat bosan “. Jawab Sangin jujur.

 

“Kalau begitu pergilah ke Supermarket membeli bahan makanan..”. Ucap Inkyung sambil menyodorkan kertas belanjaan kepada Sangin.

 

“Baiklah,, aku berangkat ,,”. Ujar Sangin memnutup pintu Kamar asrama.

 

“Kau sengaja menyuruh Sangin untuk berelanja ??”. Ucap Soo ae dan menyesap tehnya.

 

“Tidak, dan kebetulan aku ingin belanja membeli bahan makanan, dan aku melihat Sangin sangat bosan yah ku suruh saja dia berbelanja..”. Ucap Inkyung panjang lebar dan kembali duduk di kursi panjang di samping Soo ae.

 

 

 

***

“Huh, kenapa ia mencatat bahan makanan sebanyak ini?? Ia akan membuat kimchi ??”. Gumam Sangin melihat daftar belanjaan dan mengambil kereta dorong.

 

“Yang pertama wortel, sawi, lobak, timun, dan tauge” Gumam Sangin menuju stand Sayur, dan mulai memilah-milah sayur lalu memasukkannya ke dalam kereta dorong.

 

Ia mengitari seluruh supermarket dan mengambil belanjaan yang harus di beli. Setelah selesai mengambil barang ia segera menuju kasir karena ia menyadari kakinya terasa capek mengitari supermarket. Ia mengantri dengan tertib dan akhirnya giliran ia .

 

“Berapa ?”.

 

“25.000 won..”. (author g’c tau segitu mahal atau tidak , hehehe.., anggap saja segitu udah mahal ,,^_^).

 

“Ini “

 

“Kahmsahamnida”.

 

“Cheonmaneyo”.

 

Sangin kembali menghembuskan nafas panjang”Hmm lumayan bisa menyibukkanku..”. Gumam Sangin menuju parkiran .

 

“Sangin ah ….”.

 

Sebuah suara terdengar di kuping Sangin dan seketika menghentikan langkahnya lalu membalikkan tubuhnya.

 

“O..o..oppa ??”. Ucap Sangin ragu seketika barang belanjaannya jatuh ke tanah setelah ia melihat sosok orang yang memanggilnya tadi.

 

“Hay,, apa kabar ??”. Ucap namja itu ramah menyapa Sangin dengan melmbaikan tangannya.

 

“Hmm,, baik dan kau ??”. Balas Sangin kepada namja itu.

 

“Sangat baik.. ngomong-ngmong sudah setahun kita tidak bertemu ,,”. Ucap namja itu dan seulas senyum kecil muncul dari wajah namja itu.

 

“Hmm, iya,,”. Gumam Sangin dan tersenyum.

 

“Bolehkah aku membantu membawakan belanjaanmu itu ??”. Tanya namja itu.

 

“Ah, tidak usah Kyuhyun oppa ,, tidak usah repot-repot.” Ucap Sangin cepat dan mengibaskan tangannya.

 

“Ayolah,, kelihatannya kau sedang kecapekan ,, biarkan aku membantumu..”. Ujar namja itu lagi.

 

Sangin yang tidak bisa memikirkan untuk menolak permintaan itu terpaksa menerimanya.” Baiklah , kau boleh mambantuku..”.

 

“Hahaha,, kau tetap seperti dulu ,,”. Tawa namja itu.

 

“Hmm, memang dari dulu sifatku begini  ?..”. Benar Sangin dan memasukkan kresek belanjaan terakhir ke dalam mobil.

 

“Hahaha,, kau tidak berubah, kau selalu berbicara seperlunya..”. Tawa namja itu lagi.

 

“Gumawo sudah membantuku.” Ucap Sangin mengabaikan perkataan namja itu dan membungkuk.

 

“Tidak usah berterimakasih,, lagi pula aku melakukannya dengan senang hati..”. Jelas namja itu.

 

“Hmm,bailklah aku pulang dulu sepertinya Inkyung sudah menunggu belanjaannya..”. Ucap Sangin mengalihkan pembicaraan.

 

“Ne,, Silahkan ,, “. Ucap namja itu dengan seulas senyum tipis. “Hmm , Tunggu dulu.”.

 

“Ne,, ada apa ?”.

 

“Bisakah besok malam kau menemaniku makan malam..”.

 

“Tentu saja ,, dengan senang hati ”

 

“Bagus,, Baiklah sampai ketemu besok malam,, ku jemput kau besok..Bye”.

 

“Ne,, Bye..”.

 

***

 

“Aku pulang ,,”. Ucap Sangin meletakkan belanjaannya di meja dapur, dan menghempaskan tubuh ke sofa.

 

“waw, cepat sekali kau belanja ,,??”. Ucap Soo ae yang duduk bersandar di sofa .

 

“Hmm, bagiku aku tadi berbelanja 2 jam deh ??”. Ucap Sangin kemudian menyipitkan matanya, “Dan kau habis dari mana ?? memakai pakaian rapi begitu ?? apa jangan-jangan??”.

 

“Hey, kau sedang bicara apa ?? hah,”. Grutu Soo ae. Dan menatap Sangin tajam.” Waw, sepertinya kau sudah tidak terlihat mengerikan lagi ?? Syukur deh kalau gitu ..”.

 

“Apa maksudmu ?? Han Soo ae  “. Ucap Sang in sinis dan berbalik melihat soo ae tajam.

 

Soo ae menarik nafas panjang “Maksudku, kau tidak terlihat mengerikan lagi setelah kau pulang dari berbelanja !! sepertinya ada hal yang membuatmu tersenyum lagi ..”.

 

“Inkyung ,,, tuh belanjaannya ,,, “. Teriak Sangin memanggil Inkyung sekaligus mengalihkan pembicaraan.

 

“Ne, aku tau !! kau jangan berteriak seperti itu, kau kira aku ini tuli, hah”. Ucap Inkyung sedikit kesal.

 

“Sudah, sana masak aku sudah lapar dari pagi belum makan..”. Ucap Sangin datar dan menuju meja belajarnya.

 

“Baiklah”. Gumam Inkyung melangkahkan kakinya ke dapur.” Eh, Soo ae kau tidak jadi pergi ??”.

 

“Ya jadi lah”. Jawab Soo ae singkat.

 

“Kenapa tidak berangkat ??” Ucap Inkyung mengankat alisnya .

 

“Masih menunggu jemputan”. Jawab Soo ae datar dan menyesap tehnya lagi.

 

“Oh, Jadi kau makan siang di luar ??”. Tanya Inkyung sambil mengeluarkan belanjaan.

“Ya, begitulah kira –kira..”. Ucap Soo ae dan bangkit dari tempat duduknya. “ Baiklah aku berangkat dulu”.

 

“Ne,, Jangan pulang malam ,, kau tau nanti bisa-bisa kepala asrama marah-marah tidak jelas..” Ucap Inkyung sambil memotong sayuran.

 

“Huh, Baiklah ,,”.Ucap Soo ae malas.

 

“dan satu lagi..”. Ujar Inkyung dan menghampiri Soo ae yang berdiri di ambang pintu kamar asrama.

 

“Hm, apa ?”. Ucap Soo ae datar.

 

“Kau harus menjemput Donghae nnti sore..”. Ucap Inkyung acuh tak acuh dan menatap Soo ae lurus-lurus.

 

“MWO?? Kenapa aku ?? kau tau-kan kalau aku dan donghae itu sudah putus..”. Ucap Soo ae dengan nada tinggi, dan menatap Inkyung kesal.

 

“Hey, bukan aku yang mau , untuk kau menjemput Donghae..”. Ucap Inkyung kesal.

 

“Lalu, kalau bukan kau yang memintaku untuk menjemput Donghae siapa lagi ?? Donghae ??”. Ucap Soo ae kesal.

 

“Yap, memang Donghae yang memintaku untuk menyuruhmu menjemputnya..”. Jelas Inkyung.

 

Soo ae yang mendengar kalau Donghae yang menyuruh Inkyug untuk memintaku menjemputnya, hanya terdiam beberapa saat,”Aku tidak mau ,,”. Hening beberapa saat “Karena aku tidak mau berurusan dengannya..”.

 

“Heh,maksudmu apa Soo ae ??”. Tanya inkyung tidak mengerti.

 

 

*Tobe Countinue*

 

By: *SangWook*

 

Follow admin SangWook : @Hyun_Min9

Add FB admin SangWook : Ningrum ELF