Tag

, ,

 

 

 

 

Previouse ==>

 

Kenapa adikku yang sangat kusanyangi mengalami hal yang hampir sama denganku ??  Kenapa hal seperti ini harus terjadi ?? .

*Bruuuk*

Suara keras dan sesuatu yang kuat menabrakku  yang seketika membuatku jatuh ke terotoar.

 

“Ah, Mianhe, aku tak sengaja …” Ucap seseorang yang menabrakku tadi dan membantuku berdiri

 

“Kau ??”

Next ==>

 

 

 

“Kau ??”. Ucapku lirih.

 

“Ah, HyunMin-sshi, mian tadi aku tidak sengaja , mian sekali lagi”. Ucap Namja itu lalu membungkukkan badan “Aku tidak menyangka kalau kita akan bertemu disini , kau kuliah di sini ??”.

 

“Hm, ya. Dan kau juga Kuliah disini ??”. Tanyaku dengan nada ringan.

 

“Ya, aku mahasiswa pindahan dari byongjoon univercity”. Ucapnya sambil tersenyum tipis

 

“Oh, pantas saja aku tidak pernah melihat mu ..hehehe”. Gurauku dan melanjutkan perjalananku menuju kampus.

 


“Nuna, kau kenal dengan dia ??”. Ucap Hyukjae yang berjalan di sebelah kiriku sedangkan Sungmin-sshi berjalan di samping kananku.

 

“Siapa ?? Sungmin-sshi ??”. Tanyaku balik kepadanya.

 

“Iya,,”.

 

“Tadi malam saat perjalanan menuju apartemen, Nuna di hadang dengan namja gila dan Sungmin-sshi lah yang sudah menolong Nunamu ini “. Jelasku panjang lebar.

 

“MWO?? Nuna di hadang sama Namja gila ??” Ucap Hyukjae terbelalak kaget.

 

“Hm, Begutulah,, tapi nuna tidak apa-apa, untung saja ada Sungmin-sshi, kalau tidak ada dia pasti nuna sudah tidak bisa apa-apa”. Ucapku ringan dan menatap Hyukjae sekilas

 

“Baiklah Nuna, aku harus masuk kekelas, Bye nunaku sayang”. Ucap Hyukjae dan langsung  langsung meninggalkanku bersama Sungmin.

 

“Ngomong-ngomong, kau mengambil Jurusan apa ??”. Ucap Namja itu tiba-tiba.

 

“Hm, Jurusan Music, dan kau sendiri ??”. Ucapku tanpa ragu.

 

“Hm, aku juga sejurusan denganmu”. Ucapnya singkat dan tersenyum.

 

“MWO??”. Ucapku kaget, apa yang ia belang tadi sejurusan denganku ??

 

“Yap, begitulah kira-kira”. Ucap Namja itu sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal.

 

“Hahaha,, tidak perlu canggung seperti itu, Hm, baiklah aku pergi ke kelas dulu ,, Bye Sungmin sshi” Kulambaikan tanganku dengan tersenyum samar “Bye” Balasnya dengan melambaikan tangan.

***

Kulangkahkan kakiku menyusuri koridor kampus dan melihat-lihat suasana ramai para siswa yang sedang berbincang-bincang di taman dengan riangnya, tiba-tiba dadaku terasa nyeri sesekali aku taktau kenapa dadaku terasa nyeri saat melihat sepasang kekasih yang tengah duduk di bangku taman, kuhentikan langkahku dan menarik nafas dalam-dalam untuk menghilangkan rasa nyeri ini.

 

“HyunMin ah , kenapa kau baru datang jam segini ??” ucap SangHee sahabatku yang berada 1 jurusan denganku “Ah, SangHee, Mian aku baru datang, Ayo kita kerjakan tugasnya sebelum Mr.Park marah-marah gak jelas” Kutarik tangannya menuju kelas.

 

***

 

Kenapa aku belum bisa melupakannya ?? Sebenarnya siapa dia?? Selama ini aku belum pernah bertemu dengan orang seperti dirinnya ?? Siapa Lee Sungmin sebenarnya ??

 

 

“Hyun, Kau melamun lagi “ aku terlonjak kaget akan suara SangHee yang geram menatapku dengan tatapan yang susah di artikan “Aku tidak melamun” Elakku kepada SangHee.

 

 

“Kenapa akhir-akhir ini kau melamun ?? apakah ada seseorang yang sedang kau pikrkan ??” Tanya SangHee yang sukses membuatku bingung.

 

“Ah, anii,, aniiyoo.. aku tidak sedang memikirkan apa-apa” ucapku tergagap dam menggoyangkan tanganku. Aku tahu sahabatku yang satu ini sulit untuk di bohongi tapi kalau aku ceritakan hal ini ke SangHee bisa-bisa masalah ini bertambah runyam.

 

“Baiklah, kalau kau tidak mau menceritakannya dengan ku, jangan harap kali ini kau tidak di marahi Mr.Park” Ucapnya dengan nada mengancam, yang membuatku seketika mendongak menghadap mata bulat biru milik SangHee.

 

“MWO?? Maksudmu apa SangHee ?? jangan bilang kau akan..” Ucapku terpotong saat seorang namja masuk ke kelas.

 

Gawat Mr.Park sudah datang ,, bagai mana ini,, pasti SangHee akan mengadukannya ke Mr.Park, ya tuhan apa yang harus kulalukan ??

 

“Selamat pagi, kali ini ada murid baru yang akan bergabung dengan kita disini, ayo masuklah, dan perkenalkanlah dirimu” Ucap Mr. Park kepada seorang namja. Siapa namja itu ??

 

“Anyeong haseo, Chonum Lee Sungmin imnida, mohon bimbingannya” Ucap Namja yang berdiri di samping Mr.Park.

 

MWO ?? L..Lee Sungmin ?? kenapa dia bisa berada sekelas denganku ?? kukira ia berbeda kelas denganku karena kelas jurusan musik di bagi menjadi 4 kelas..

 

“Sekarang duduklah di samping Lee HyunMin” Ucap Mr. Park dan menunjuk bangku kosong tepat di sampingku. Aku terbelalak kaget mendengar perkataan Mr.Park.

 

Lee Sungmin berjalan mendekati ku dan duduk di sebelah bangkuku. “Anyeong, HyunMin sshi.. kita bertemu lagi di sini” Bisiknya dan tersenyum tipis kepadaku.

 

“Anyeong, kukira kau berada di kelas B, C, atau D, ternyata kau di kelas A bersamaku, ini sangat aneh bukan ??” Kataku dangan sedikit tersenyum tipis, apa yang harus aku lakukan ? namja itu selalu memasang senyum yang manis, sama seperti pertma kali aku bertemu dengan Cho Kyuhyun.

 

#*Flash Back*#

 

“HyunMin ah, palli kau ingin kita terlambat hah ??” Ucap SangHee geram. Haduh, kenapa bisa kesiangan ?? bisa-bisa di hukum lagi.

 

“Ne, Tunggu sebentar” Teriakku dari dalam apartemen, Kalau SangHee sudah marah, bisa-bisa apartemenku akan jadi kapal pecah. Hari ini adalah hari penentuan kelulusanku selama bersekolah di Everlastings high school. “ Ne, Kajja , kita berangkat” Lanjutku saat berada di luar apartemen.

 

“Pasti kau bangun kesiangan lagi bukan??” Tanya SangHee dan menatapku dengan tatapan susah diartikan. “ Yah, begitulah, hehehe” Jawabku sambil tertawa kecil.

 

Yah, akhir-akhir ini aku selalu bangun terlalu siang karena tugas yang harusku kerjakan sebelum mengikuti ujian akhir sekolah, bukan itu juga , akupun harus mengurusi adik satu-satuku Lee Hyukjae yang masih berperilaku seperti anak kecil.

 

“Ngomong-ngomong, tugas dari Mr.Kim sudah selesai kaukerjakan ??” Tanya SangHee tiba-tiba, yang seketika membuatku berkeringat dingin.

 

“OMO !! aku lupa, tugas itu belum kukerjakan sama sekali “ Ucapku histeris dan mengeluarkan buku dari tas.

 

“Astaga, HyunMin,tugas itu-kan dikumpulkan hari ini !! kenapa kau bisa lupa ??” Gerutu SangHee dan mengeluarkan bukunya. Aku hanya tetap fokus mencari buku yang sangat penting, Aigoo Lee HyunMin kau memang ceroboh.

 

“Aigoo, Bukunya ketinggalan di kelas,” Ujarku dan membereskan buku-bukuku.

 

“Mwo ?? HyunMin kau .. aissh, dasar kau memang ceroboh Lee HyunMin” Gumam SangHee dan mengeleng-gelengkan kepalanya.

 

“Mian,, Mianhae “ Ucapku sambil menundukkan kepalaku. Hari ini aku sangat sial.

 

“Sudah, ayo kita harus segera sampai di sekolah” Ujar SangHee lalu menarik tangan ku berlari menuju Sekolah.

 

Ditengah perjalan menuju sekolah, tiba-tiba seseorang menabrakku dari belakang, *Bruuuuk…*, aku-pun terjatuh kebawah menindih seorang namja yang menabrakku tadi.

 

“Aaaaww,,,” Rintihku sambil memegang tanganku yang terkilir. “ Hey, cepatlah berdiri, aku tidak kuat menopangmu” Ucap namja itu tiba-tiba.

 

“M,,m,,mianhae” Ucapku lalu berdiri di samping namja itu. “ Kenapa kau yang meminta maaf ??, seharusnya aku yang harus meminta maaf kepadamu karena terah menabrakmu “ Ucap namja itu lalu membungkukan badannya, ia sesekli tersenyum tipis.

 

“Oh, baiklah, kalau itu maumu” Jawabku santai, ia mengulurkan tangannya “ Ne, Chonum Cho Kyuhyun Imnida kelas IX A “ Ujarnya dan tersenyum tipis.

“Lee HyunMin Imnida kelas IX B” Jawabku lalu membalas senyumannya.

#* Flash Back END*#

“Permisi HyunMin-sshi, anda melamun ??” Ucap Sungmin yang seketika membuyarkan lamunanku. “ah, mian Sungmin-sshi” Ucapku gelagapan dan melirik Sungmin sekilas.

 

Namja ini persis seperti Cho Kyuhyun, selalu tersenyum dan wajahnya terlihat polos. Apakah masa lalu akan terulang lagi ?? aku sudah muak dengan Cho Kyuhyun yang semudahnya mencampakkanku dan berselingkuh dengan Jessica, aku tahu dulu aku begitu polos sehingga semudahnya aku jatuh kedalam permainannya, Ya Tuhan, aku tidak ingin masa itu terulang lagi, cukup itu hanya masa lalu.

 

“Ne, Gwenchana HyunMin-sshi” Ucapnya lirih dan mulai mengeluarkan bukkunya. “Jangan memangil nama panjangku, pangilah aku Hyun atau Min, kurasa kau tidak bisa memanggilku Min krena panggilannya seperti namamu, jadi panggil aku Hyun saja, ok” Ucapku.

#* Lee HyunMin POV END *#

***

#* Lee SungMin POV *#

Yeoja ini sedang melamun ?? yeoja ini sangat manis bila melamun seperti ini. Aissh, apa yang aku pikirkan, baru kemarin aku berkenalan dengannya. Tapi, aku mulai menyukai yeoja ini, ia kelihatannya sangat menarik.

 

“Permisi HyunMin-sshi, anda melamun ??” Tanyaku dan sedikit menyenggol tangannya, aku tahu perbuatanku ini sangat aneh, yah, mau bagaimana lagi kalau ia terus melamun bisa-bisa Mr.Park akan memarahinya.

 

“Ah, mian Sungmin-sshi” Jawabnya gelagapan, wajahnya begitu lucu saat ia berperilaku seperti itu, ini sangat menarik.

 

Ia melirikku sekilas, sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu,wajahnya.. wajahnya berubah seperti seorang yeoja yang telah di hianati oleh pacarnya, apakah itu yang tengah ia lamunkan tadi ??

 

“Ne, Gwenchana HyunMin-sshi” Ucapku lirih lalu kuambil buku dari tasku yang berwarna Pink. Yah, mungkin ini hal yang sangat aneh, seorang namja memakai barang berwarna pink, itu sebuah lelucon bagi orang lain, tapi bukan untuk diriku, aku sangat menyukai warna pink.

“Jangan memangil nama panjangku, pangilah aku Hyun atau Min, kurasa kau tidak bisa memanggilku Min krena panggilannya seperti namamu, jadi panggil aku Hyun saja, ok” Ucapnya lirih dan tersenyum tipis.

 

“Ne, Baiklah kalau itu yang kau mau Hyun” Ucapku sedikit cangung, yah, baru pertama kali aku memanggil seorang yeoja dengan nama panggilannya bukan dengan nama panjangnya.

 

“ Tasmu berwarna pink ??” Ucapnya keget setelah melihat tasku, aku tahu cepat atau lambat ia pasti melihat tasku ini, yah, aku harus bersiap-siap dengan jawabannya.

 

“Ne, ini konyol bukan ?? seorang namja memakai barang-barang berwarna pink, ini hal yang sangat konyol” Ucapku sedikit cengengesan tidak jelas.

 

“Tidak, ini tidak konyol. Aku suka dengan tasmu, jarang-jarang aku melihat namja yang menggunakan barang-barang pink, ini membuatku merasa tertarik. Seleramu sama sepertiku, aku menyukai warna Pink” Ucapnya senang lalu tersenyum manis, perkiraanku salah kukira ia akan menjahuiku karena aku memakai barang-barang yang berwarna pink dan ternyata ia senang dengan barang-barang pinkku.

 

“Benarkah ?? bagus kalau begitu, ku kira setelah kau tahu kalau aku menyukai warna pink kau akan menjahuiku seperti yeoja yang lain” Ujarku, ia tidak terlihat kecewa kepadaku malah ia merasa senang kepadaku.

 

“Ne, kau sangat menarik Lee Sungmin, kau berbeda dengan namja yang lain” Ucapnya, jawabannya membuatku sangat senang, yeoja ini memang berbeda dari yeoja yang lainnya, ia menerimaku apa adanya, aku semakin penasaran dengan sosok Lee HyunMin.

 

“Hey, kalian berdua sedang mebicarakan apa ??” Ucap Mr.Park tiba-tiba aku dan HyunMin terlonjak kaget akan kedatangan Mr.Park. “Cepat kalian keluar, ini hukuman atas perbincangan kalian dan tidak memperhatikan pelajaran” Geram Mr.Park.

 

Yah, apa yang aku bilang tadi, cepat atau lambat kami pasti akan dihukum oleh Mr.Park. walaupun kita dihukum, aku merasa senang jika yang dihukum aku dan HyunMin, ini aneh bukan ??

 

#* Lee SungMin POV END *#

***

#* Author’s POV *#

“Hey, kalian berdua sedang membicarakan apa ??” Ucap Mr.Park tiba-tiba, Sungmin dan HyunMin terlonjak keget akan kedatangan Mr. Park “Cepat kalian keluar, ini hukuman atas perbincangan kalian dan tidak memperhatikan pelajaran”  Geram Mr.Park.

 

HyunMin dan Sungmin berjalan keluar dari kelas, Wajah mereka berdua berubah menjadi sumringah, mereka berdua tenggelam dalam pikiran masing-masing, sesekali mereka bertatapan mata lalu tertawa.

 

“Mianhae, gara-gara aku kita harus di hukum seperti ini” Gumam SungMin lalu menundukkan kepalanya, di dalam pikirannya ada rasa bersalah dan ada rasa senang, ia tidak tahu apa arti perasaan itu, ia hanya tahu kalau ia mulai menyukai gadis itu.

 

“Kenapa kau harus meminta maaf ?? ini bukan salahmu, sudah biasa aku di hukum oleh Mr.Park, jadi ini bukan pengalaman pertamaku, kau tidak usah merasa bersalah Min” Ujar HyunMin meyakinkan SungMin dan tersenyum. “Maukah kau menjadi Chingu namjaku Lee SungMin” Lanjut HyunMin.

 

“Benarkah, kau ingin kita menjadi Chingu ??” Tanya SungMin tidak percaya, “Ne, Jadi apakah kau mau ??” Ucap HyunMin dan mengulurkan jari kelingkingnya. “Ya, tentu saja aku mau Hyun, kau adalah teman Yeoja pertamaku” Ucap Sungmin senang lalu membalas uluran tangan HyunMin.

*ToBe Countinue*

By : Admin *SangWook*