Tag

, , , ,

 

two moons

 

Title : Two Moons

Author : Heena Park

Ratting : PG

Genre : Romance,Friendship,Family,Angst,Fantasy

 

Main Cast :

-Shin Heera

-Kim Jong In / Kai

-Oh Sehun

 

Support Cast :

-EXO-K

-EXO-M

-Other

 

Recomended Song :

-EXO *Black Pearl*

-Let Out The Beast *EXO*

-Katy Perry feat Kanye West *E.T*

-BigBang *Monster*

-Christina Perri *A Thousand Years*

nb : ff ini terinsipari dari Twilight,jadi mungkin ada beberapa kejadian *plak* yang agak sama.

 

Plagiat di Larang Masuk..!!!

 

Previous ==>

 

Di belakang lelaki itu terlihat api yang berkoar-koar menuju ke arahnya . Heera berteriak , ia melapaskan diri dari pelukkan Kai dan berlari ke arah Tao secepat ia bisa,Kai menarik tangannya tapi ia memberonta.Ia memeluk Tao dan jatuh di lantai tepat ketika api itu datang.

Wushhhhhhhhhh……………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Semua menjadi gelap,semua terasa hampa.Heera tak tau apa yang terjadi,yang ia tau hanya sekarang ia terjatuh dan menutup ke-dua matanya.

 


Next ==>

 

“Shin Heera…”

Gadis itu mengerjap-kerjapkan matanya,ia terbaring di ranjang,wajahnya pucat pasi,tubuhnya dingin,ia masih gemetar—

“Tenanglah,aku ada di sampingmu” Kai membelai rambut gadis di depannya dengan lembut.Ia bisa merasakan ketakutan yang di rasakan Heera—Sangat takut.

Bibirnya bergerak,gadis itu mulai membuka mulut “Aku di mana?” Tanyanya,suaranya terdengar serak dan tak bertenaga.Ia melihat sekeliling dan mengkerutkan keningnya samar “Ini di rumah ku?” Sambungnya

Kai mengangguk,sekali lagi ia membelai rambut Heera dan turun di pipinya “Benar,ini di rumahmu”

“Apa yang tadi hanya mimpi ?”

“Tidak,tadi bukan mimpi..” Kai berbicara dengan sangat lembut “Kejadian tadi..tenanglah,semua telah teratasi..kau tidak perlu khawatir”

“Pesta ?”

“Itu juga termasuk..hmm,maaf tadi Luhan sempat menggunakan telepatinya padamu..”

Kai tersenyum simpul.Ia melihat Heera menghembuskan napas lega,gadis itu menatap kea rah pintu kemudian menatap Kai

“Apa kedua orang tuaku tau kau ada di sini?”

“Tidak…mereka tidak mengetahui apapun tentang ini dan luka bakar pada tubuhmu,Lay telah mengobatinya dan Tao..lelaki yang kau selamatkan tadi,dia telah kembali pada kami”

Heera terbangun dan duduk menyandar pada bantal,ia menatap Kai sendu “Apakah itu artinya kau akan kembali ke EXO Planet ?” Bodoh,apa yang tadi ku katakan? “Maksudku..”

“Kau takut aku meninggalkanmu?”

“Aku…”

Kai menarik tangan Heera dan menggenggamnya,ia letakkan tangan gadis itu di dadanya “Percayalah,aku selalu bersamamu.Sekarang,nanti,dan selamanya”

Heera terperangah,jantungnya berdebar lebih cepat.Ini tidak mungkin,ia tidak pernah merasa segugup ini sebelumnya.Mata bening lelaki itu,dan segala perkataan tulusnya membuat Heera tak bisa menahan diri.Ia memeluk lelaki itu dengan ringan,walaupun ia merasa gugup

“Biarkan aku memelukmu sebentar,hanya sebentar—aku janji” Ujar Heera

Kai ternganga,ia begitu kaget ketika Heera yang tiba-tiba saja memeluknya tanpa permisi,tapi sungguh.Ia tak merasa keberatan jika gadis itu memeluknya.

Kai tidak bergeming,namun ia membalas pelukkan Heera.Apakah seperti ini rasanya memeluk dunia ? Bodoh,pertanyaan apa itu ? Namun sungguh,Kai merasa bahwa ia benar-benar telah memeluk dunianya—Kebahagiaannya.

Semua tak berlangsung lama.Heera melepaskan pelukkannya dan menunduk “Maaf..”

Tidak,jangan minta maaf..Ini bukan suatu kesalahan,ia tidak bersalah “Jangan meminta maaf..aku sama sekali tidak keberatan jika kau memelukku” Sahut Kai.Ia tak ingin Heera salah paham

Heera tersenyum,ia menggigiti bibir bawahnya “Terima kasih”

“Untuk apa?”

“Untuk semua yang telah kau lakukan”

“Tidak masalah”

“Lalu?”

“Sepertinya aku harus segera kembali…Tidurlah”

“Kai..”

“Mmm?”

“Sampai jumpa besok”

Kai mengangguk,ia tertawa kecil.Ia berdiri dan melangkahkan kakinya menjauhi Heera dan menghilang begitu saja.

 

==========OOooOO==========

 

Semua berkumpul di ruang tengah , terkecuali Kai pastinya.Mereka semua terlihat serius mendengarkan cerita Tao.Lelaki yang sudah lebih dari tiga bulan menjadi tahanan Zero-X

“Jadi ?” XiuMin mengangkat alisnya

“Aku tidak tau pasti,selama di tahan aku tidak sepenuhnya sadar.Kesadaranku hanya lima puluh persen,mereka mengendalikanku” Jawab Tao yakin

“Apa kau tau apa sebenarnya yang mereka inginkan ?” Baekhyun menyahut

“Aku sempat mendengar Max,ya benar ketua Zero-X.Ia menginginkan Black Pearl.Dua buah Black Pearl— dan jika ia berhasil mendapatkannya maka ia bisa menguasai Bumi dan EXO Planet”

“Kau tau Black Pearl berada dalam tubuh siapa saja ?” Aku Chanyeol “Apakah salah satu dari kita ada yang memilki Black Pearl?”

“Aku tidak tau pasti,tapi gadis bernama Heera itu,ia memiliki Black Pearl dan aku tidak yakin,namun..Max pernah berkata bahwa pemilik Black Pearl yang satu-nya adalah seorang lelaki”

Chanyeol kembali bergeming “Apa hanya itu petunjuknya ?”

“Hyung,kau benar-benar membuatku frustasi.Namun aku ingat juga bahwa Max pernah berkata kalau Black Pearl akan melindungi dan mengetahui jika Black Pearl lainnya sedang dalam masalah selain itu jika kedua Black Pearl tersebut sedang berdekatan,maka mereka akan saling tarik-menarik”

Tiba-tiba Kris menyela “Tunggu dulu,sebenarnya aku merasa curiga pada Max.Bagaimana mungkin ia tidak mengendalikanmu seutuhnya dan ia membiarkan kami membawamu kembali?”

“Bukankah kemarin ia terluka sangat parah?” Ujar Sehun

“Aku tau,tapi Max sama sekali tidak melawan kita dan ia malah tersenyum,ya walaupun tersamarkan oleh darahnya.Ini benar-benar aneh”

“Aku juga melihatnya tersenyum.Sepertinya ia memiliki rencana lain” Gumam Chen

“Apakah kalian berfikir bahwa Max sengaja membiarkan Tao kembali pada kita,dan ia sengaja membiarkan Tao mendengar segala petunjuk tentang pemilik Black Pearl,lalu ia berfikir bahwa Tao akan menceritakannya pada kita dan itu memang terjadi.Lalu ia berfikir bahwa kita akan mencari siapa pemilik Black Pearl yang satunya dan diam-diam Max memiliki mata-mata yang akan selalu mengikuti kita ? Kemudian jika kita sudah menemukan si pemilik Black Pearl maka ia akan menculiknya?” Ujar Lay panjang lebar

Mereka semua ternganga mendengar celotehan Lay.Bukan tidak mungkin jika itu yang benar-benar terjadi bukan ?

“Lay..” D.O menepuk punggung Lay

“Apa?”

“Kau benar-benar jenius” Ujarnya dengan masih ternganga dan takjub.

Glodak !!!!

“Ahhh..siapa yang menaruh skateboard di sini? Ahh..pantatku!” Rintih seseorang,semuanya keluar dan mendapati Kai sedang memegangi bagian tubuhnya itu sambil meringis kesakitan

“Hei Kkamjong apa yang sedang kau lakukan ?” Tanya D.O heran

“Ah hyung~ bantulah aku dulu,siapa yang  telah menaruh skateboard di sini? Mengapa aku muncul tepat di atasnya ? Ahh”

“Bodoh—Kau benar-benar ceroboh” Sahut Kris

“Ah,lebih baik aku langsung ke kamar saja” Jawab Kai kemudian menghilang kembali tanpa jejak

 

 

==========OOooOO==========

 

Sang mentari telah keluar dari peraduannya.Seolah kemarin tak pernah terjadi,Heera kembali menjalani harinya seperti biasa.Bangun kesiangan,mandi cepat-depat dan berangkat ke kampus dengan kelimpungan.Gadis itu tidak pernah berubah,sama sekali—

Heera berjalan melintasi tangga kampus sembari mengobrak-abrik isi tasnya,sepertinya ia sedang mencari ponselnya.Ia berjalan begitu saja tanpa melihat bahwa tangga di depannya begitu licin dan ..

“Aaa…” Heera menutup matanya,namun ia sama sekali tidak merasakan sakit.Apakah ia mati rasa?. Perlahan Heera membuka kedua matanya dan mendapati Sehun sedang menopang tubuhnya yang hamper ambruk ke lantai itu.

Heera mengerjap-kerjapkan matanya,ia seolah tak mengenali Sehun namun semuanya berlalu begitu cepat.Ia tersadar dan segera berdiri sembari membetulkan bajunya yang mungkin sedikit tidak rapi.

Heera segera membungkukkan badan dan mengucapkan terima kasih pada Sehun yang telah menolongnya tesebut “Terima kasih…” Ujarnya sedikit gugup

Sehun menggeleng dan tertawa kecil “Tidak masalah nona Shin Heera” Ujarnya kecil di sambung tawa

Mereka berdua berpandangan sebentar,entah mengapa Heera merasa bahwa Sehun bagaikan malaikat penolongnya yang dikirim oleh Tuhan untuknya.Berbeda dengan Kai,ia merasa bahwa Kai adalah pengisi hidupnya—

“Mau ikut bersamaku?” Tanya Sehun

“Ke mana ?”

“Menemui yang lainnya.Sepertinya ada yang harus dibicarakan” Jawab Sehun dengan nada lebih serius daripada biasanya

Heera mengangguk

Dengan cepat Sehun meraih tangan Heera dan menggandengnya untuk berjalan tepat di sampignya.Ini berbeda bukan ? Sehun tidak pernah melakukan hal seperti ini pada perempuan manapun sebelumnya.

Percayalah,di sepanjang perjalanan Sehun dan Heera menjadi pusat perhatian,ini pemadangan langka.Tidak ada yang pernah menjadi wanita seberuntung Heera yang bisa bergandengan dengan Sehun.

Gadis itu tak mencoba untuk melepaskan genggaman tangan mereka berdua,karena sungguh.Ini begitu nyaman,seolah Heera mendapatkan nyawa baru dan semangat baru.Apakah ia juga jatuh cinta pada Sehun ? Entahlah,namun ini berbeda

Apa yang ia rasakan sekarang berbeda dengan perasaan yang muncul ketika ia sedang bersama Kai.Tunggu,perasaan apa ini? Ia tak mungkin mencintai dua orang pria sekaligus,tapi sebenarnya perasaan itu tidak mengarah pada cinta.Hanya saja perasaan itu lebih terarah pada keseimbangan jiwa dan raganya.Sungguh aneh.

Mereka berhenti di pinggir lapangan basket.Terlihat Chanyeol,Kai,Baekhyun,D.O dan Suho sedang asik melempar bola bersama dengan beberapa mahasiswa lain.Di sepanjang pinggir lapangan juga terlihat deretan para gadis yang sedang berkumpul.Tentunya untuk menyemangati Suho dan kawan-kawan.Sekali lagi,ini pertama kalinya terjadi.Ke-lima lelaki EXO Planet itu bermain basket dan berbaur dengan mahasiswa lainnya—

Heera termenung,ia memandangia ke-lima lelaki itu secara bergantian dan tak lupa dengan Sehun yang berada di sampingnya,lalu bergumam dalam hati “Mungkin secara fisik, mereka tidak ada bedanya dengan kita,tapi satu hal,mereka memiliki sebuah kekuatan yang sudah ada dalam dirinya sejak mereka pertama kali diciptakan”

Baekhyun yang melihat Sehun dan Heera langsung berhenti dari permainan serta member isyarat pada ke-empat temannya.Lelaki itu tersenyum,mereka berjalan menghampiri Sehun serta Heera sembari mengelap keringat di tubuhnya.

“Sudah lama menunggu?” Tanya Suho

“Kami baru saja datang” Jawab Sehun ringan

Kai yang langsung berdiri di samping Heera itu tak sengaja melihat bahwa Sehun masih menggandeng tangan Heera.Hingga akhirnya Kai mencoba berdehem kecil

“Hmmmm..!!!” Tatapan matanya mengarah pada tautan tangan Heera dan Sehun

Heera menengok,seakan ia mengerti.Heera langsung melepaskan tangannya dari genggaman Sehun dan terlihat jelas bahwa Sehun kaget.Namun lelaki itu cepat mengerti ketika ia melihat Heera sedang menatap Kai.

Seolah sedang ada pembicaraan batin di antara mereka ber-tiga,semua menjadi sangat tegang.

Tatapan Kai seolah mengatakan “Haruskah kau bergandengan tangan dengannya di depanku?”

Sedangkan tatapan Heera seolah berkata “Tidak,kau salah paham..Aku dan dia tidak ada apa-apa..Ku mohon berhentilah menatapku seperti itu”

Lalu Sehun ?

Tatapannya seolah mengatakan “Apa ? Apa salah yang ku lakukan ? Mengapa kalian seolah ada hubungan dan aku adalah orang  jahat yang berusaha menghancurkan hubungan kalian ? Menyebalkan sekali”

Suho yang menyadari ketegangan antara mereka bertiga akhirnya mulai membuka mulut “Sepertinya lebih enak berbicara di kantin”

Semua menengok,tak terkecuali ketiga orang tadi.Mereka mengangguk dan menyetujui saran Suho untuk pergi ke kantin.

Mereka ber-tujuh berkumpul di salah satu bangku.Suho menyilangkan kedua tangannya,ia menatap ke arah meja kaca yang bening kemudian bergumam “Kita harus menemukan siapa pemilik Black Pearl yang satunya”

“Bagaimana caranya ? Kita tidak bisa menebak-nebak bukan?” Chanyeol melontarkan pertanyaan

“Kita bisa,kemarin Tao bilang bahwa jika kedua Black Pearl saling berdekatan,mereka akan saling tarik menarik bukan ? Ia juga bilang bahwa Black Pearl juga akan saling melindungi—Kita butuh bantuan Heera”

Heera yang sedari tadi terdiam langsung membelalakkan matanya “Aku ?” Ia menunjuk dirinya sendiri menggunakan telunjuk “Aku tidak yakin” Sambungnya

Suho berdiri,ia menuju ke arah Heera dan menepuk punggung gadis itu “Kau adalah kunci dari semua ini Heera.Kau yang akan selamatkan Bumi beserta EXO Planet”

“Apa yang bisa ku lakukan? Aku bahkan tidak mengerti tentang diriku sendiri” Ia menunduk

“Tidak Heera,kau mengerti dirimu—Kau hanya harus peka akan perasaanmu,temukan pasangan Black Pearlmu dan hancurkan Max beserta pasukkanya”

“Peka terhadap perasaan ?”

“Ya,berusahalah membedakan perasaanmu pada masing-masing orang.Jika Black Pearl pasanganmu berada dekat denganmu,maka kau akan merasa bagaikan separuh nyawamu telah datang dan akan selalu di sisimu”

“Tunggu,apakah itu artinya permilik Black Pearl tersebut adalah jodoh Heera ? Maksudku..” Kai menggantungkan kata-katanya “Lupakan” Sambungnya ketika melihat para hyung dan dongsaengnya menatapnya heran

Chanyeol mendekatkan bibirnya pada telinga Kai “Lupakan rasa cemburumu sebentar saja Kai” Bisiknya.Kai menoleh Heeran pada Chanyeol,pandangannya seolah menandakan bahwa ia memerlukan penjelasan dari Chanyeol.Namun sepertinya Chanyeol tidak berniat melakukannya dan hanya tersenyum simpul pada Kai.

Lima orang remaja terlihat berjalan menuju kantin,tidak salah lagi mereka adalah teman-teman Heera “Sebaiknya kami cepat pergi.Kita bicara lagi nanti” Ujar Suho.Ia menggoyangkan (?) kepalanya sebagai tanda bahwa ia mengajak  para dongsaengnya untuk segera melangkah pergi dan benar saja tak lama setelah itu para kawan Heera telah datang sembari mengumbar senyuman di wajah mereka.

Sepertinya mereka terlihat puas dengan perta kemarin,mereka terlihat sedang memuji pesta ulang tahun Heera yang mereka piker sangat luar biasa menyenangkan,namun mereka sama sekali tak menyadari dan tak tahu bahwa sesungguhnya kemarin telah terjadi sebuah perang pertumpahan darah yang bisa saja membunuh mereka semua.

 

*****

 

Jam menunjukkan pukul 16.00 KST.Heera berbaring di atas ranjang sembari menatap langit-langit rumahnya,sesekali ia melirik ke sekitar kamarnya dan mendapati sebuah kotak kecil bewarna hijau muda di atas mejanya.Ia melonjak dan mendekati benda tersebut

Ia mengambil benda kecil tersebut dan membuka kertas kado yang membungkusnya.Sebuah lampu senter kecil berbentuk Mickey Mouse bewarna biru membuatnya terkejut,ia mengambil sebuah surat di dalamnya dan membacanya

 

Gunakanlah senter kecil ini jika kau sedang keluar pada malam hari dan lihat sekitarmu,jangan asal berjalan sebelum kau tau benar keadaannya gadis ceroboh—

Lindungilah dirimu dan maaf jika aku telat memberimu hadiah.Ku harap kau tidak kecewa

 

                                                                                                        Kai  

 

“Lelaki ini,dia benar-benar..” Heera menyunggingkan senyumnya sembari memandangi benda kecil tersebut,ia sungguh tak menyangka bahwa Kai akan memberinya hadiah konyol namun begitu berguna seperti ini.

Brukk !!!!

Suara benda terjatuh ? Heera tersontak dan berlari keluar dari kamar untuk mencari sumber suara tersebut.Ia berlari ke arah dapur dan benar saja ia melihat ibunya sedang berada di sana.

“Am..” Heera menggantungkan kata-katanya begitu melihat ibunya menggerakkan sebuah piring pecah tanpa memegangnya.Tidak..tidak mungkin.Apakah ini artinya ?

“Amma bisa bertelepati?” Heera membatin dalam hati,ia masih terkejut,ia berjalan mundur tanpa melihat dan dakkkk !!! Tubuhnya menabrak sebuah pintu kayu.Ia tersungkur dan merintih kesakitan

“Heera ?” Ibunya terkejut,ia berlari menghampiri Heera dan memandangi anak gadisnya dengan cemas “Chagi~ Apa ada yang terluka?” Tanyanya cemas.Ia melihat raut wajah anaknya berubah

Heera menelan ludahnya , ia mencoba menatap mata ibunya dan mengeluarkan suara “Apa yang tadi amma lakukan ?”

“Apa maksudmu?”

“Kekuatan itu ? Apa selama ini amma menyembunyikan sesuatu dariku? Amma jawab aku”

“Heera…”

“Katakan padaku amma”

Han Im Young menatap anaknya,ia menunduk dan tersenyum kecut “Maafkan amma..”

Heera membenarkan posisi duduknya “Jadi selama ini? Apa appa tahu mengenai hal ini?”

Ibunya menggeleng “Tidak..appamu tidak tahu”

Heera menggigiti bibir bawahnya “Jadi ? Apa yang sebenarnya terjadi ?” Tanyanya.

Han Im Young berdiri,ia berjalan menuju jendela “Semua ini..Amma bukan manusia Bumi”

Heera mengerjap “Maksud amma ? EXO Planet ?”

Han Im Young menengok,ia menatap anaknya tak percaya “Kau mengetahui planet itu ? Sudah amma duga,lelaki itu juga berasal dari EXO Planet”

“Apa maksud amma ? Apa amma sudah mengetahui hal itu ?”

“Sejak pertama kali lelaki itu mengantarkan mobilmu kemari,amma sudah merasakan ada hal yang berbeda.Ternyata benar”

“Lalu ? Amma ?”

“Amma memang orang EXO Planet,amma datang ke Bumi untuk menghindari kejaran penjahat waktu,lalu amma bertemu dengan appamu , jatuh cinta,dan menikah”

“Penjahat waktu ? Apa yang amma maksud adalah Zero-X ?”

Han Im Young terperanjat “Kau mengetahuinya ? Jangan-jangan kau juga mengetahui tentang Black Pearl ?”

“Tunggu,jadi ? Amma sudah tahu bahwa Black Pearl ini ? Apakah amma yang telah menurunkan Black Pearl ini padaku ? Apakah Black Pearl ini sebelumnya adalah milik amma ? dan Amma ? Apakah amma tau siapa pemilik Black Pearl yang satunya ?”

“Heera ? Amma tidak tahu bahwa kau sudah tahu begitu banyak tentang Black Pearl”

“Amma,kita harus membicarakannya,kita harus pergi”

Heera berdiri dan meraih tangan ibunya lalu mengajak ibunya memasuki mobil dan melajukan kendaraannya ke suatu tempat.Ia sepertinya memiliki suatu rencana.

 

 

 

To Be Continued