Tag

, , , ,

 

heena-park

 

 

 

Title : Two Moons

Author : Heena Park

Ratting : PG

Genre : Romance,Friendship,Family,Angst,Fantasy

Main Cast :

-Shin Heera

-Kim Jong In / Kai

-Oh Sehun

 

Support Cast :

-EXO-K

-EXO-M

-Other

 

Recomended Song :

-EXO *Black Pearl*

-Let Out The Beast *EXO*

-Katy Perry feat Kanye West *E.T*

-BigBang *Monster*

-Christina Perri *A Thousand Years*

 

nb : ff ini terinsipari dari Twilight,jadi mungkin ada beberapa kejadian *plak* yang agak sama.

 

Plagiat di Larang Masuk..!!!

 

.

 

.

 

.

 

Previous ==>

 

“Appa..” Ucap Kai lirih.

Tiba-tiba Heera menariknya “Sehun menghilang” Ujarnya pada Kai.Gadis itu membungkuk “Maaf paman,kami harus segera pergi” Ucapnya pada lelaki setengah baya yang masih tercengang tadi.

Heera menarik Kai dan berlari pergi.Heera sama sekali tak mengetahui bahwa pandangan Kai berubah ketika melihat lelaki setengah baya tadi.Ia terlalu sibuk dengan ponselnya dan kenyataan bahwa Sehun menghilang

 

Next ==>

 

 

Mereka berdua berlari menuju mobil yang mereka parkir-kan di pinggir jalan tak jauh dari sini.Kai menancapkan gasnya dengan cepat,sesekali ia memandang Heera yang sedang duduk di sampingnya sembari berdoa.Gadis itu terlihat sangat gelisah,ia takut jika terjadi sesuatu pada Sehun—

Ciiiitttttttttttttt !!!!!!!!

Kai menghentikan mobilnya secara tiba-tiba,di depan mobilnya berdiri seorang lelaki setengah baya.Benar,lelaki itu adalah orang yang baru saja mereka temui tadi.


Kai membuka pintunya,lalu keluar menghampiri lelaki itu—Ia menatap lelaki bermata sayu di depannya.Ia seolah tak percaya akan apa yang ia lihat sekarang.Apakah ini hanya mimpi ?

“Jong In” Lelaki itu mengeluarkan suaranya,walaupun begitu lirih namun Kai bisa mendengarnya.Sungguh—

“Appa..”

Kai melingkarkan kedua lengannya di tubuh lelaki itu.Ia memeluknya begitu erat , seluruh beban di hidupnya seolah sirna begitu saja walaupun hanya sebentar

 

*****

 

Heera tercengang di dalam mobil ketika melihat Kai memeluk lelaki setengah baya tadi,apa yang sebenarnya terjadi ? Siapa lelaki itu ? Apa ada hubungannya dengan semua ini  ? Kenapa Kai terlihat begitu nyaman ketika memeluknya ? Oh God~

Selama beberapa detik Heera masih terdiam hingga akhirnya ia teringat pada Sehun yang hilang.Segera ia membuka pintu dan turun menghampiri Kai—Kai berbalik dan menatap Heera yang sudah berdiri di sampingnya.Gadis itu memasang tampang heran dan bingung,ia memerlukan penjelasan sekarang.

“Heera” Ujar Kai yang sebenarnya lebih terdengar seperti sedang berbicara pada dirinya sendiri.Heera menggeleng dan meletakkan jari teluntuknya di bibir Kai “Kau bisa menjelaskan di dalam mobil,Sehun dalam bahaya” Jawabnya pelan namun terdengar sangat khawatir.

Lelaki itu mengerti akan maksud Heera,ia mengangguk dan mengajak leleaki setengah baya di sampingnya untuk masuk ke dalam smobilnya dan di susul oleh Heera yang duduk di kursi depan.

Kai mulai menyalakan mesin dan melajukan mobilnya dengan cepat,secepat yang ia bisa sambil menjelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi dan siapa orang yang tadi ia peluk.

 

 

OoOoO

 

 

Seorang pria ber-jas hitam gelap berdiri di depan seorang pria tampan yang masih memejamkan matanya sambil menghisap rokok di tangannya.Jari-jari tangan kananya ia gerakkan sebagai isyarat menyuruh anak buahnya untuk mendekat kemudian bergumam “Bangunkan anak muda menyedihkan ini”

Tak lama kemudian lelaki berjubah hitam datang dengan membawa se-ember air dan menyiramkannya pada pria yang dimaksud oleh pemimpinnya tadi hingga akhirnya pria itu-pun terbangun dengan ekspresi bingung.

Benar,Sehun..Lelaki itu-lah yang sedang bersama mereka dan benar mereka adalah Zero-X.Namun,apa yang membuat mereka menyandra Sehun ? Apa Sehun memiliki masalah dengan mereka ?

“Selamat datang anak muda” Gumam Max sambil masih menghisap rokoknya.Sehun meracau , ia berusaha melepaskan tali yang melilit tubuhnya.namun semakin ia bergerak,maka tali itu semakin kencang melilitnya.

“Tenanglah anak muda,semakin kau bergerak maka tali itu akan semakin kencang melilitmu”

“Lepas…Lepaskan aku !! Apa yang kau inginkan dariku?” teriak Sehun.Wajahnya memerah,ia menahan rasa sakit akibat tali yang semakin menakannya.

Max tertawa kecil,lebih tepatnya tertawa mengejek “Bodoh,jadi kau tidak tau apa yang ku inginkan darimu?” Ia berhenti sejenak dan membuang rokoknya,kemudian menginjaknya dan berjalan mendekati Sehun dengan senyum penuh kemenangan.

Ia arahkan tangannya di depan dada Sehun dan membelai (?) lembut dada pria muda itu kemudian mencium tangannya “Benar..aku bisa merasakannya…Benda kecil itu berada dalam tubuhmu..” Ujarnya puas dengan mata yang masih terpejam

“A..apa maksudmu..? A..pa..yang..kau..bicarakan..arghhh” Sehun mengerang kesakitan.Tali itu melilitnya lebih kencang lagi

Max mengerutkan keningnya,lagi-lagi ia tersenyum licik dan penuh kemenangan.Mulutnya terbuka dan mulai berkata “ Black Pearl ke-dua berada dalam tubuhmu Oh Sehun”

 

*****

 

Black Pearl ke-dua berada dalam tubuhmu Oh Sehun

Black Pearl ?

Dalam tubuhnya ?

Sehun merasa jantungnya berhenti berdetak,dan wajahnya memucat ketika ia mendengar pria bernama Max itu berkata demikian.Bagaimana mungkin ? Bagaimana bisa Black Pearl berada dalam tubuhnya ? Ini tidak mungkin.

Seolah mengerti akan apa yang difikirkan oleh Sehun,Max kembali bersuara “Bagaimana mungkin kau tidak menyadarinya ? Bodoh,kau fikir apa yang membuatmu merasa harus pergi ke halaman kampus ketika ternyata Heera sedang dalam masalah ? Lalu,apa yang membuatmu merasa bahagia walaupun sebenarnya kau juga sakit hati ketika melihat Kai dan Heera tadi ? Hah”

Sehun tak bergeming,ia terdiam masih memikirkan perkataan Max.Lagipula jika ia berbicara dan bergerak,maka tali itu akan lebih melilitnya lagi.

“Dan kau tau anak muda ? Kedua Black Pearl akan saling melindungi,dan aku yakin sebentar lagi Heera pasti akan segera kemari dan permainan akan kita mulai”

Setelah mengatakan kata-kata tadi,lelaki itu tertawa begitu keras.Ia lebarkan kedua tangannya dan saat itulah tiba-tiba awan gelap mulai menyelimutinya.

“Oh ya Oh Sehun..aku mempunyai sesuatu untukmu” Sambung Max,ia menjentikkan ibu jari dan jari tengahnya.Lalu lantai di samping Sehun bergerak dan munculah seorang lelaki setengah baya yang duduk tersekap seperti Sehun.Lelaki itu terlihat seperti berusia sekitar akhir empat puluhan.

Max berjalan mendekatinya dan mengangkat kepala lelaki setengah baya tadi kemudian mentap Sehun “Kau tidak ingat siapa orang ini?”  Tanyanya.Sehun terdiam,perlahan memori otaknya seperti sedang berputar dan siluet-siluet akan kejadian masa lalu mulai muncul.

Beberapa saat Sehun terdiam sambil menunduk hingga akhirnya ia mengangkat kepalanya dan berteriak “Tidak..Lepaskan dia !!!”

 

OoOoO

 

Kai telah memakirkan mobilnya di depan tempat tinggalnya bersama ke-sebelas kawannya yang telah ia anggap sebagai saudaranya sendiri.Kai berjalan keluar dari mobil lalu membukakan pintu untuk ayahnya—Ayah kandungnya.

Setelah ayahnya keluar,mereka segera menuju ke dalam rumah.Namun langkahnya terhenti ketika ia mendapati Heera masih duduk terpaku di dalam mobil

Kai mendesah kecil dan berjalan kembali menuju ke arah mobilnya.Lalu tangan kananya mulai mengetok (?) kaca mobil untuk menyadarkan Heera dari lamunannya.

Heera terkaget,ia hampir melompat karena kai.namun dengan cepat ia tersadar dan menengok ke arah kaca.Ia mendengus pelan dan keluar dari mobil.

“Jadi woman,apa yang sedang kau fikirkan tadi ?” Tanya Kai.Tangan kirinya memegang siku Heera dan menatap gadisnya lekat-lekat.Heera menggeleng “Tidak..tidak ada,lebih baik kita segera masuk dan..Kau juga sebaiknya mengenalkan ayahmu pada yang lainnya” Jawab Heera.

Kai tersenyum kecil , ia mengangguk setuju.

 

*****

 

Grek…

Pintu bergerak,semua orang yang berada di dalam rumah langsung menengok melihat siapa yang datang.

“Bagaimana ? Apa Sehun sudah ditemukan ?” Tanya Heera.Ke-sepuluh lelaki itu terdiam,hingga Kris mulai buka suara “Dia tidak bisa dihubungi”

“Oh good..” Heera terduduk di lantai,ia memegang keningnya dan di saat itulah ke-sepuluh orang di sana baru menyadari bahwa Kai datang tidak hanya bersama Heera,namun juga bersama lelaki lain.

Baekhyun menyipitkan matanya “Kai..siapa?” Tanyanya sambil menunjuk orang yang ia maksud dan diikuti yang lainnya.

Belum sempat Kai membuka mulutnya,tiba-tiba datang orang lain “Ini gawat!! “ Ujar orang itu

Heera berbalik dan mendapati ibunya sedang berjalan mendekatinya “Amma..” Sahutnya lalu memegang kedua tangan ibunya,Heera terlihat bingung mendapati ibunya

“Kami memberitahu pada ibumu bahwa Sehun menghilang” Jelas Suho pada Heera dan ditambah dengan anggukkan dari ibu Heera.

Han Im Young sempat akan berkata-kata , namun pandangannya mengarah pada Kai , ia menyipitkan matanya dan bertanya “Kai..siapa dia ?” Tanyanya penasaran

Kai berdehem kecil,ia menghela nafas panjang dan mulai menjawab “Dia..dia ayahku” Jawabnya pelan.Semua orang terlihat terkejut,kecuali Heera pastinya . Namun mereka masih diam,dan Kai tau mereka mengharapkan penjelasan dari Kai.

“Aku..aku sebenarnya berasal dari bumi..” Kai berjalan maju 4 langkah “Namun suatu hari..tiba-tiba saja aku bisa berteleportasi dan ayahku tau..Aku sungguh takut,hingga akhirnya aku pergi dari rumah..Saat itu aku memikirkan suatu tempat dimana aku bisa hidup tenang,dan aku memejamkan mataku lalu…lalu aku sudah berada di EXO Planet dan aku…aku berada di rumah Baekhyun hyung,waktu itu aku masih kecil dan begitupun dengan Baekhyun hyung..”

Kai mendesah kecil “Aku tinggal di sana hingga besar dan sampai akhirnya aku dan Baekhyun hyung pindah bersama kalian…” Kai terjatuh,ia berlutut “Maafkan aku,seharusnya aku memberitahu kalian dari dulu..maafkan aku”

Mereka semua terdiam,begitupun ayah Kai—Sungguh ia tak tau apa yang harus ia lakukan sekarang,ia sungguh tak mengerti.

Kris menatap Suho sebentar,dan lelaki itu tersenyum sambil mengangguk lalu berjalan mendekati Kris dan mereka berdua menghampiri Kai.Kris memegang pundak kiri Kai dan Suho memegang pundak kanan Kai.

“Kau tidak bersalah Kai,aku senang kau mau mengakuinya” Gumam Kris

“Benar,akupun juga begitu.Lagipula aku kita sudah menganggapmu keluarga” Suho menyahut,dan yang lainnya mengangguk.

“Berdirilah” Kris membantu Kai untuk berdiri lalu memeluknya,disusul oleh Suho,Baekhyun,Luhan,dan yang lainnya—Bukankah ini pemandangan yang indah ? Ini begitu membahagiakan.Melihat mereka berpelukan,melihat mereka seperti anak-anak kecil yang masih polos.

“Argh..”

Mereka berhenti berpelukkan ketika mendengar suara tadi.Heera ? Dia kesakitan,tangan kananya memegag dadanya seolah terjadi sesuatu pada jantungnya , dan ibunya yang terlihat panic langsung memegang tubuh Heera.

“Kita..harus..mencari..Sehun..argh~..sekarang juga” Gadis itu berkata dengan terbata-bata,dadanya sungguh sesak.Apakah terjadi sesuatu ? Apa Sehun dalam bahaya ?

Kai terlonjak,ia mendekati Heera dan memegang kedua lengan gadis itu “Lebih baik kau tidak ikut,pergilah ke Rumah Sakit”

“Tidak Kai..aku harus ikut”

“Heera..”

“Kai ku mohon , aku yakin aku bisa menemukannya..aku yakin”

“Tapi..”

Heera mendorong tangan Kai terlepas dari lengannya “Kai..aku bisa merasakannya,aku bisa merasakan Sehun dalam bahaya..Mutiaraku yang berkata..kalian bilang mutiara hitam akan saling melindungi bukan ? dan sekarang aku harus melindungi Sehun”

“Heera..” Kali ini Han Im Young yang bersuara,ia membekap mulutnya tak percaya

“Ne amma..Sehun..Sehun adalah pemilik mutiara ke-dua..dan aku baru menyadarinya kemarin.Bodoh ! Aku memang bodoh” Gadis itu frustasi,ia merasa tak berguna,mengapa ia baru menyadarinya ? Mengapa ?

Sementara Heera masih merasa frustasi,Kai ? Ia merasa bingung dan tak menyangka.Bagaimana mungkin ? Sehun pemilik Black Pearl , Sehun pemilik Black Pearl .. Sehun…

Tiba-tiba saja ibu Heera berteriak,dan teriakkan itu cukup keras untuk menyadarkan Kai dari lamunanya.Begitu ia tersadar matanya langsung terarah pada sosok Heera yang tersungkur di lantai,dan para hyungnya yang mulai mengerumuni Heera.

Kai menerobos dan memegang lengan Heera.Gadis itu terlihat sangat kesakitan.Tiba-tiba warna bola matanya berubah putih terang bagaikan bercahaya.

Ia bangkit dan mendorong Kai menjauhinya,ia seperti sedang terasuki oleh sesuatu.Apa yang terjadi padanya ? . Gadis yang berfisik Heera namun bersikap berbeda itu menyapu sekelilingnya dengan pandangan yang tajam,namun ia tak bergumam,hanya terdiam dan kemudian berlari keluar ruangan.

Seluruh orang dalam ruangan itu tak tau apa yang telah terjadi pada Heera,namun mereka berlari mengikuti Heera.Sayangnya Heera berlari dengan sangat cepat,tak ingin sampai kehilangan jejak Heera,beberapa orang kembali ke rumah untuk mengambil mobil dan sebagian masih berlari mengikuti Heera.

Sampai akhirnya bunyi mesin mobil mendekat dan berhenti tepat di samping mereka,tak mau membuang waktu mereka segera naik dan melajukan mobilnya kembali mengikuti Shin Heera.

 

*****

 

Gadis itu berbelok ke-sebuah gang sempit yang sepi.Sekelilingnya terlihat buruk seperti tak pernah di jamah manusia.Bagaimana mungkin di Seoul ada daerah seperti ini ? Ia belum pernah ke sini sebelumnya,tapi ia merasa bahwa feelingnya benar dan ia akan menemukan Sehun di sana.

Langkahnya terhenti di depan sebuah gedung kosong yang cukup besar,ia menatap sejenak lalu berjalan mendekati pintu masuk.Perlahan namun pasti tangannya mulai menyentuh pintu tersebut dan mencoba mendorongnya,namun belum sempat ia mendorong pintu tersebut—Pintunya telah terbuka dan secerca sinar terang mengsilau-kan pandangannya kala itu juga.

Tapi semua mulai normal,dan terdengar suara seorang lelaki sedang tertawa di dalam sana.

“Selamat datang Heera,masuklah”

 

*****

 

“Selamat datang Heera,masuklah”

Gadis itu ? Benarkah ia datang ? Tidak..tidak boleh –Sehun mengkerutkan keningnya mencobat melihat pantulan bayangan seorang perempuan sedang berjalan kea rah mereka.Gadis itu,ia Heera.

“Bagus,majulah sayang..kau harus maju” Gumam Max , tangannya memberi aba-aba pada Heera untuk mendekat,dan gadis itu terus berjalan mendekat.

“Terus maju sayang,dan aku akan dapatkan apa yang ku inginkan” Max.Sebelum Heera kemari,lelaki itu telah mengambil Black Pearl dalam tubuh Sehun dan sebentar lagi ia akan mengambil Black Pealr dalam tubuh Heera.Ia akan menyatukan kedua Black Pearl tersebut dan keinginanya untuk menguasai Bumi dan EXO Planet-pun akan terwujud.

“Tidak .. Heera jangan mendekat !!! Racau Sehun “Argh..sial tali ini ! Heera ku mohon jangan mendekat” Ia berteriak semakin keras ,namun tali itu semakin melilitnya.Ah~ dia merasa sulit benrnafas sekarang

“Sehun..berhentilah berbicara,tali ini bisa meremukkan tubuhmu” Ujar Chang Hun—Benar,lelaki yang sedang dibekap bersama dengan Sehun adalah Chang Hun,ia adalah pemilik Black Pearl sebelum Sehun

Dan dia..adalah ayah kandung dari Sehun—Oh Chang Hun

“Tapi..”

Drakkk !!!!

Suara pintu terbuka lebar membuat Max menghentikan aksinya.Ia mendengus dan berteriak “Habisi para manusia EXO Planet yang bodoh itu!” Teriaknya.Sepertinya ia tahu bahwa Kris dan kawan-kawan yang telah datang.

 

*****

 

“Hyung,bagaimana sekarang ?” Tanya Suho pada Kris.Lelaki itu menggeleng “Tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan sekarang..Bersiaplah dan kita akan menghadapi mereka” Gumamnya lalu memasang kuda-kuda.

Perkelahian tak bisa dihindarkan,mereka mulai saling menyakiti satu sama lain.menendang,memukul,membakar,memutuskan kepala dan bahkan memotongnya hidup-hidup.

Tiba-tiba pandangan Chanyeol terarah pada Sehun dan seorang lelaki yang terikat tali di pojok ruangan.Ia mendekat “Bersiaplah,dalam hitungan ke-tiga kalian harus melompat , aku akan membakar tali dari belakang”

Sehun dan lelaki itu mengangguk,dan Chanyeol segera berjalan ke belakang mereka lalu berkata “satu..dan tiga !”

Wush !!

Kedua lelaki itu melompat ke-depan,berhasil ! Mereka telah terbebas dari bebatan tali sialan itu. “Berdirilah” Chanyeol membantu Sehun dan orang itu berdiri.

“Hyung,kita harus selamatkan Heera” Ujarnya gemetaran,Sehun menatap ke kanan dan mendapati Max sedang mengacungkan sebuah pisau . Tidak ia akan membunuh Heera.

Lelaki berwajah brangas (?) itu mulai mengayunkan pisaunya kepada Heera.Tidak .. tidak .. oh god~

Dakkkk !!!

Tiba-tiba seorang lelaki menarik tubuh Heera bersamanya hingga tersungkur ke lantai.Max terlihat marah karena hal itu.Wajah Max semakin merah padam , sebelum kedua orang yang berada tidak jauh darinya itu pergi ,Max meleparkan pisaunya

Jleeppp !! (?)

Pisau itu menembus kulit Kai,lelaki itu meringis kesakitan . Berkali-kali ia memegang kakinya yang tertusuk oleh benda tajam itu .

“Argghh~ Sial..Kakiku…ahh~” Kai masih mengernyi kesakitan,namun menyadari Max mulai mendekat padanya,ia berteriak memanggil nama Sehun agar segera menyeret Heera bersamanya

Lelaki itu bertindak cepat,ia berlari menghampiri Kai dan Heera,lalu menggendong Heera yang masih belum kembali menjadi dirinya sendiri.Tepat di saat Sehun meninggalkan Kai,lelaki bernama Max itu telah berada di depan Kai dan menancapkan sebuah pisau kembali di kaki kiri Kai

“Argghhh !!” Jeritnya lebih keras

Semua orang berhenti berkelahi, mereka menatap Kai yang sedang kesakitan.Mencoba menolong namun tak ada gunanya.Jika manusia EXO Planet sampai terkena pisau tersebut,mereka bisa mati.

 

*****

 

“Argghhh !!”

Jeritan itu ! Heera hafal itu suara siapa.Tiba-tiba saja tubuhnya bergetar,dan segalanya seolah menjadi normal.Ia melihat Sehun sedang menggendongnya,Kris,Suho,dan yang lainnya mereka hanya terdiam,dan Kai ? Lelaki itu mengerang kesakitan.

Bahkan terlihat Kim Min Hyuk,ayah Kai.Ia berusaha menghampiri Kai,namun Chen memegangi lengannya.Ia tahu,ayah Kai bisa kehilangan nyawa karena ia manusia biasa.

Lalu Heera ?

“Bodoh !” Umpatnya , lalu mencoba turun dari gendongan Sehun.Ia melompat dan berlari ke arah Kai.Sehun mencoba menghalanginya,namun nihil.Ia lebih gesit dari yang Sehun kira.

“Kai..” Ujar Heera,kedua tangannya memeluk Kai dalam tubuhnya “Bertahanlah Kai..ku mohon” Ujarnya sekali lagi—Kai mengangkat tangan kirinya.Ia membelai pipi Heera,dan menutup matanya secara perlahan.

“Kai..Kai…!!!” Heera berteriak sekencang-kencangnya.Tiba-tiba ia merasa tubuhnya penuh akan amarah.Max,ia telah membunuh Kai.Membunuh Kai..

Matanya kembali berbinar,namun kali ini bewarna merah.Ia berdiri tepat di depan Max “Kau..telah..membunuh..kekasihku” Ucapnya dengan penekanan “dan aku..akan membalasmu”

Max tersneyum meremehkan ‘Cuihh..anak ingusan sepertimu,bisa apa kau ? Lebih baik segera serahkan mutiara hitammu”

Heera mencengkeram dadanya.Tiba-tiba sebuah mutiara telah keluar dari tubuhnya dan berada dalam gengamannya.

“Jadi kau menginginkan ini ? Langkahi dulu mayatku untuk yang ke-dua kalinya Max”

Gadis itu ? Apa yang ia ucapkan ? Apa maksudnya ?

Max menelan ludahnya “Kau…”

“Benar Max,aku orang yang kau bunuh 20 tahun silam , aku pemilik white pearl..Sungguh bodoh,kau tidak menyadari bukan bahwa di dalam tubuh gadis ini juga tertanam white pearl”

“Tidak..tidak mungkin..”

“Apa yang tidak mungkin Max?”

Tiba-tiba saja tubuh Heera melayang,kali ini ia kembali mencengkeram dadanya dan keluarlah sebuah benda kecil bewarna putih.White Pearl.Ia ayungkan tangannya dan membuat Black Pearl menyatu dengan Blackpearl hingga benda itu menyatu dan berubah warna menjadi abu-abu

“Bersiaplah menerima pembalasanku Max” Ucapnya lalu tertawa licik.Ia mengayunkan tangannya ke-depan,begitu juga Max.Sebuah sinar bewarna abu-abu keluar dari mutiara Heera dan sinar bewarna merah keluar dari tangan max.

 

*****

 

“Ini..kita harus membantu Heera” Ujar Kris

Mereka semua mengangguk dan berlari menghampiri Sehun “Kita harus membantu Heera” Ujarnya sekali lagi.

Segera mereka membentuk sebuah formasi “Tapi tidak ada Kai” Gumam XiuMin.

“Aku..aku bisa ber-teleportasi seperti Kai,mungkin aku bisa membantu” Ujar Chang Hun.Mereka-pun mengangguk dan segera memperbaiki formasinya.

Perlahan mereka menyayunkan tangan mereka dengan kuda-kuda kuat di kaki dan mengarahkannya pada Heera.Dua belas sinar bewarna emas masuk melalui punggung Heera dan mengalir bersama darahnya hingga keluar bersama dengan sinar abu-abu miliknya

“Sial !!” Umpat Max,ia semakin memperkuat kuda-kudanya namun

Byar .. !!!!

Sinarnya terpecah dan lelaki itu terbang dengan balutan awan gelap di sekelilingnya.Dari dalam tubuh Heera-pun keluar sebuah sosok lelaki.Ia melompat menuju Max dan mematahkan kepala lelaki tersebut.Namun tak seberapa lama,awan gelap itu menutupi mereka hingga semua berubah menjadi debu.

Kedua lelaki itu telah menghilang,bersamaan dengan awan hitam kelam.

Heera terjatuh tepat di atas tubuh Kai,kepalanya mendarat pada dada Kai,tangannya mendarat tepat di tangan Kai,dan Grey Pearl, ya . Penggabungan antara White Pearl dan Black Pearl itu terjatuh di lantai lalu kembali pada wuju masing-masing.

Sebuah mutiara terjatuh tepat di samping Black Pearl.Benar, itu black pearl yang tadi sempat di bawa oleh Max.Black Pearl tersebut mulai terbang menuju tubuh Sehun dan Heera lalu masuk ke dalamnya.

 

*****

 

“Ah~” Sehun merasakan jiwanya kembali dalam tubuhnya.Black Pearl itu membawa pengaruh baik padanya.Ia lalu menatap orang-orang di sampingnya lalu bergumam “Kita hampiri mereka” Ujarnya,lalu berjalan menuju Kai dan Heera.

White Pearl yang tadinya terdiam kini mulai bergerak,dan hal itu cukup membuat mereka terkaget.White Pearl satu-satunya itu mengarah pada Kai dan masuk ke dalam tubuhnya,apa maksudnya ?

Perlahan,kedua pisau yang menancap dalam kaki Kai keluar dengan sendirinya,dan luka pada kakinya mulai membaik.

“Itu..?” Suho menggeleng tak mengerti

“White pearl itu..Dia sebenarnya adalah pasangan dari Black Pearl yang sebenarnya..” Ujar Chang Hun

“Apa maksudnya?” Baekhyun mengkerutkan keningnya tak mengerti

Chang Hun menarik nafas “Sebelumnya white pearl itu berada dalam tubuh Heera bukan ? Ia tinggal bersama Black Pearl pasangannya..oh tunggu dulu..Tidak semua Black Pearl memiliki white pearl,dan hanya Heera-lah yang memilikinya..dan jika sesame Black Pearl adalah jiwa, maka Black Pearl dan White Pearl adalah nyawa..Mereka diciptakan untuk bersama,dalam kedamaian”

Sesaat setelah Chang Hun selesai berbicara,ia merasa Heera dan Kai menggerakkan tangannya.Mereka telah sadar.

Heera mencoba bangun dan menyingkir dari tubuh Kai sambil memegangi kepalanya,sednagkan Kai mencoba duduk sambil memegang dadanya.

“Kai..” Ujar Heera,ia menatap Kai sejenak dan melingkarkan kedua lengannya pada tubuh Kai “Kau..kau baik-baik saja?” Sambungnya

“Heera..ya,aku baik-baik saja” Ujarnya,ia melonggarkan pelukkannya dan mencium kening Heera.

“Aku khawatir padamu Kai,aku kira kau..”

“Sstt..” Kai menempatkan jari telunjuknya di depan bibir Heera “Tidak..aku tidak akan pernah meninggalkanmu Shin Heera..tidak akan pernah..karena   Aku Sangat Mencintaimu”

“Kai..” Heera kembali menenggelamkan dirinya dalam pelukkan hangat Kai.Bersama dengan hidupnya,nyawanya,cintanya,kekuatannya,dan segalanya dalam dirinya—

Terdengar suara orang berdehem,dan itu berhasil membuat Kai dan Heera tersadar lalu melepaskan pelukkan mereka.

“Baiklah Shin Heera, Kim Jong In, kalian bisa melanjutkannya setelah di rumah nanti” Gurau Baekhyun lalu di sambut tawa oleh yang lainnya.Begitu pula Sehun.Ia tersadar bahwa Heera sangat mencintai Kai,dan begitu pula sebaliknya.Ia yakin,ia takkan menyesal karena telah merelakan Heera untuk Kai.Untuk cinta sejatinya—

 

OoOoO

 

Semua telah kembali seperti semula,Heera yang terlihat sedang tertidur di ranjang  empuknya kini mulai terbangun dan merangkak berdiri.Benar,waktunya untuk pergi ke kampus bukan ?

Ia bergegas mandi dan berjalan ke ruang makan , bukan—Bukan untuk makan pagi,namun hanya untuk berpamitan pada kedua orang tuanya bahwa ia harus berangkat sekarang juga.

“Amma..appa..sepertinya aku harus segera berangkat” Ujarnya sedikit kelabakkan.Shin Jae Wo menggeleng sambil menatap anaknya “Kau ini selalu saja seperti ini” Celotehnya

“Ayolah appa..ini sudah menjadi kebiasaanku,bangun kesiangan,tidak makan pagi..bukankah ini seru” Jawabnya sambil tertawa.Dasar gadis ini—Heera mencium kedua pipi ayahnya lalu memeluknya “Appa .. kau tau ?”

“Mwo ?”

“Aku sangat,sangat,sangat mencintaimu”

Shin Jae Wo tertawa “Baiklah,appa tahu..Appa juga mencintaimu,tapi sepertinya kau lebih mencintai pemuda bernama Kai itu” Gumamnya.Heera menaikkan alisnya “Kapan-kapan ajaklah dia ke sini,iya kan amma” Shin Jae Wo melirik kea rah istrinya dan dib alas oleh sebuah kata ‘iya’

Heera mengangguk,lalu menghampiri ibunya dan memeluknya dari belakang “Amma..aku sangat,sangat,sangat mencintaimu lebih dari aku mencintai ayah” Ujarnya.Han Im Young tertawa sejenak,dan ia melihat suaminya mengerjap setelah mendengar perkataan Heera.

“Amma juga mencintaimu” Jawabnya “Amma juga bangga padamu,ngomong-ngomong kemarin anak amma keren sekali” Sambungnya lebih pelan sambil mengacungkan jempolnya.Heera tertunduk malu,namun seuntai senyuman terukir indah di bibirnya. “Baiklah,bukankah kau sudah kesiangan?” Tambah Han Im Young.

Heera tersentak kaget,benar ia telah kesiangan.Ia segera berlari ke mobil dan menyalakan mesinnya lalu berangkat pergi ke kampus.

 

*****

 

“Ku harap kalian datang nanti malam di Ashoka,ini pasti menyenangkan” Ujar Tae He . Teman-temannya mengangguk.Ya, Tae He akan mengadakan pesta ulang tahunnya di sana,dan ia mengundang hampir seluruh mahasiswa di Universitas,termasuk Kai dan kawan-kawannya.

 

*****

 

Heera berdiri di samping sebuah meja bar di dalam restaurant.Sebuah gaun se-lutut bewarna hitam dan sepasang sepatu bewarna putih dengan cork hitam sangat cocok untuknya.Sesekali ia berbicara dengan si bartender dan tersenyum kecil hingga Minho menghampirinya.

“Jadi ? Apa kau benar sedang menjalin hubungan dengan .. Kai?”

“Dia pria yang baik,aku yakin itu..dan dia sangat mencintaiku” Jawabnya,ia tersenyum manis.Yah,sebenarnya Heera tahu bahwa Minho merasa cemburu namun ia tak mungkin membohongi Minho.

Sesaat suasana menjadi canggung,mereka berdua sama-sama terdiam sampai datanglah Kai bersama dengan ke-5 orang lainnya.Mereka tidak mengajak Kris,Chen,Luhan,Tao,Lay dan XiuMin karena memang si pembuat acara tidak mengenal orang-orang tersebut.

Kai terlihat berbicara sebentar dengan Suho lalu berjalan menghampiri Heera dan Minho.Ia menaikkan alisnya dan berkata “Boleh Heera ku pinjam sebentar?” Ujarnya pada Minho “Oh tidak-tidak..kau boleh membawanya,eh mungkin aku saja yang pergi” Jawab Minho lalu berangsur pergi.

“Jadi nona,mau berdansa lagi denganku?” Ajaknya pada Heera yang di sambut uluran hangat tangan Heera.

Heera melingkarkan kedua lengannya di leher Kai , dan lelaki itu meletakkan lengannya di pinggang Heera—Nyaman sekali.

“Kai..”

“Ya”

Heera menatap Kai “Apa setelah ini kau akan kembali ke EXO Planet ? Maksudku,bagaimana dengan hubungan kita?”

Kai mendesah pelan,ia melihat binar sedih di mata Heera “Heera,kau tau ? Melihatmu adalah semangat bagiku dan suaramu adalah udara untukku,jadi apa mungkin aku meninggalkannya?”

“Jadi kau ?”

“Aku akan tetap di sini bersamamu,bersama ayahku, bersama mutiara kita,dan bersama para hyung dan saengku yang sedikit menyebalkan itu.Ya,walaupun mungkin kadang aku akan kembali ke EXO Planet untuk mengatur suatu urusan”

Heera tak bisa menahan rasa bahagianya saat mendengar Kai akan tetap di sini.Ia jinjitkan kakinya dan menaikkan wajahnya lalu mengecup bibir Kai sekilas.Lelaki itu terlihat kaget saat Heera melakukannya,Kai tercengang tak menyangka dan bahagia—

“Hei tuan Kim, berhentilah mematung dan lanjutkan dansa kita” Ujar Heera menahan tawa di bibirnya.Kai mengerjap-kerjapkan matanya “Hei,calon nyonya Kim berani sekali kau mencuri ciuman pertamaku? Aku tidak terima..Jadi kemarilah dan aku akan menciummu” Jawabnya.Ia memegang kedua lengan Heera dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Heera lalu..

“Baiklah,acara akan segera di mulai” Ujar Taemin yang lagi-lagi menjadi MC dadakan menggunakan microphone.Kai mendengus sedikit kesal “Hah,mengganggu saja” Gumamnya kecil

Heera tertawa “Ayolah Kai, sepertinya kita harus segera ke sana..Tae He akan segera meniup lilin sayang”

Kai hanya terdiam sambil memasang wajah kesal.Heera lalu menaikkan tangannya dan ia selipkan di antara siku Kai “Ayolah Kai..” Ujarnya sambil mencoba menyeret Kai.

Akhirnya lelaki itu menyerah juga,ia gerakkan tangannya untuk berbalik menggenggam tangan Heera lalu berjalan kea rah kerumunan orang di tengah ruangan.

 

THE END

Share this: